Saturday, 30 April 2016

Indonesia E-Commerce Summit & Expo (IESE) 2016 - BIS 29/04

Kita brada di Era Information Technology (IT) di mana sebagian besar kehdupan manusia sudah tidak dapat diisahkan dari media komunikasi dan Internet. Termasuk dunia usaha, sudah tidak dapat dipisahkan dari Internet. Untung sekali Indonesia sudah mulai mengambil langkah konkrit mengembangkan E-Commerce. Biar lambat, asal selamat!

William Tanuwijaya mengenai E-Commerce dan IESE 2016

Para pemuka E-Commerce dan pendiri usaha-usaha berbasis internet perlu kita dengarkan apa kata mereka. Mereka bicara dari pengalaman, mari kita teladani.

Menteri Perdagangan RI Thomas T. lembong Indonesia E-Commerce Summit & E...

Wednesday, 27 April 2016

First Shopping at Store 1 PAPUAmart.com



Pdt. Ki'marek Karoba Tawy, Pembina KSU Baliem Arabica dan petani Kopi bersama temannya Obokugi Karoba Tawy dan Ketua KSU Baliem Arabica Ev. Selion Karoba melakukan proses pembelian pertama di minimarket PAPUAmart.com, Jl. Raya Senani, Hawai No. 05, Sentani, Jayapura, Papua.

Friday, 8 April 2016

Keunikan Kopi Bubuk Buatan Gudang Baliem Blue Coffee, Jayapura, Papua

Saya beri judul "keunikan" karena kopi saya sendiri sebagai pribadi yang jatuh-bangun dengan Kopi Papua, Wamena Single Origin, atau kami sebut Baliem Blue Coffee selama ini merasakan sendiri perbedaan Kopi Papua yang disangrai dan dibubuk oleh Gudang Produksi BBCoffee di Belakang SPMA, Kampung Harapan, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura dengan Kopi Papua yang disangrai dan dibubuk oleh  roaster lain di mana-mana, di Indonesia maupun di Asia lainnya.

Saya sudah bawa kopi buatan sendiri ke mana-mana, khususnya ke Asia (Malaysia, Singapore, Thailand dan Hong Kong), dan saya juga telah beli Kopi Green Beans dari saya yang digoreng dan disajikan oleh orang lain di luar Tanah Papua.

Memang saya tahu secara prinsipil bahwa begitu roaster-nya berubah, sudah pasti rasa kopinya juga berubah, begitu barista-nya berubah juga rasa kopinya mengikutinya. Itu betul. Saya terima realitas itu. Akan tetapi yang saya maksudkan di sini bukan rasanya saja, tetapi "keunikan citarasa" yang diproduksi di Jayapura sangat kental "rasa Papua".

Saya tahu juga bahwa roaster di Jayapura bukan roaster berpengalaman, apalagi tidak pernah mengenyam pelatihan roasting, apalagi tidak pernah diberi pelajaran oleh orang yang sudah mahir. Roaster di Jayapura saat ini sudah berganti 4 orang, dan dari keempat orang ini, rasa dan citarasa Kopi Papua olahan Gudang BBCoffee Jayapura tidak pernah berubah dengan berubahnya personel yang menggoreng kopi.

Memang saya juga rasakan bahwa profile Kopi Papua Wamena Single Origin yang diproduksi di Gudang Kopi Jayapura tidak stabil, dan lebih lagi tidak punya nama, tetapi citarasanya tetap stabil, tetap terbawa, walaupun personil yang menanganinya berubah.

Karena profilnya belum ada, karena roaster kami belum terlatih, maka Kopi Wamena saat ini masih kami produksi untuk konsumsi di Tanah Papua, tidak untuk konsumsi di luar Tanah Papua. Akan tetapi kami tidak menutup kemungkinan bagi Anda untuk membelinya dan merasakan apa yang saya maksudkan di sini. Untuk itu kami jual produk dimaksud di alamat berikut

  1. papuamart.com (Toko Online Papua pertama, milik KSU Baliem Arabica)
  2. bukalapak.com/papuamart/ (Toko Onilne Produk Spesialti Papua)
  3. tokopedia.com/papuamart.(Toko Onilne Produk Spesialti Papua)
Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa hubungi kami, baik lewat Facebook, SMS, Whatsapp, atau Email dan telepon

Kalau tidak mau repot-report sebenarnya di sebelah kanan Anda, yaitu kiri dari blog ini, dan sebelah bawah dari blog ini tertera semua alamat dan nomor kontak kami.

Thursday, 7 April 2016

Beras Besum Masuk ke Wamena, dapat dibeli di KKLingkar.com Wamena

Ketua KSU Baliem Arabica, Ev. Selion Karoba, S.Th. mengatakan beras lokal bermerek "Kenambay Umbay" dan "Tifa Kembar" produk Kelompok Tani Karya Mulya dari Besum, Kabupaten Jayapura kini sudah dapat dibeli di Kios-Kios KKLingkar.com yang tersebar di seluruh pegunungan Tengah Tanah Papua, pertama-tama di Kota Wamena.

Dengan hekadiran beras lokal ini diharapkan semua masyarakat di Pegunungan Tengah Papua tidak salah beli, seperti yang sudah banyak terjadi di Tanah Papua. Banyak orang Papua sudah beli beras plastik, beras berformalin, beras yang diperuntukkan untuk hewan, yang tidak bermutu untuk manusia, karena memang orang Papua tidak tahu beras mana yang cocok untuk manusia dan berasa mana yang bisa dimakan manusia.
Koperasi Serba Usaha Baliem Arabica lewat Unit Sales & Marketing PAPUAmart.com akan terus berupaya menghadirkan produk organik, produk tidak beracun dan produk yang ramah lingkungan bagi para konsumen di Tanah Papua.

Atas Dukungan dan Kerja Sama PAPUAmart Group dan Penerbangan 3MG, telah hadir, BERAS LOKAL - KENAMBAI UMBAI, Karya BUMI  NAMBLONG, DI Kios KK-Lingkar Wamena, Jln. Thamrin No.60. Pasar Kayu Potikelek.

Tersedia:
  1. 10 kg/ karung, dengan harga Rp. 230.000
  2. 15 Kg/ Karung,dengan harga Rp. 345.000
  3. 20 Kg/ karung dengan harga Rp. 460.000

Mari Kita menikmati Produk - Produk Lokal Tanah Papua.