Monday, 28 March 2016

Minimarket 1 PAPUAmart.com di Jalan Raya Sentani, Hawai Mendapat Kunjungan dari Bank Sinarmas Jayapura

Dua orang pegawai dari Bank Sinarmas Jayapura telah menyempatkan diri mengunjungi Minimarket 1 PAPUAmart.com di Jalan Raya Sentani, Hawai Ruko No. 05, Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. Pegawai Bank Sinarmas berseragam Merah-Putih ala warna Bank Sinarmas, seorang pria dan wanita datang diterima langsung oleh Direktur PAPUAmart.com, Jhon Yonathan Kwano.

Menurut Jhon Kwano, kunjungan ini tidak diperkirakan. Pihak Bank Sinarmas datang untuk mengetahui informasi awal tentang perjalanan PAPUAmart.com dari pendirian hingga arah pengembangan ke depan.

Pertanyaan yang diajukan pegawai Bank Sinarmas antara lain:
  1. Ini punya siapa?
  2. Kapan mulai beroperasi?
  3. Konsepnya bagaimana, apakah sama dengan minimarket seperti Alfamart dan Indomaret?
  4. Apa yang bisa kami buat untuk ke depan?
Atas pertamyaam seperti ini disambut dengan sangat gembira oleh Direktur PAPUAmart.com, yang adalah konseptor dan inisiator dari pendirian PAPUAmart.com sebagai Unit Marketing dan Sales dari KSU Baliem Arabica.

Jhon Kwano menceritakan riwayat PAPUAmart.com yang dulunya hanyalah sebuah blog kecil, berisi produk jualan KSU Baliem Arabica. Kemudian berkembang pada tahun 2014 menjadi sebuah Toko Online Pertama dari Tanah Papua. Kemudian pada pertengahan tahun 2015, toko Online ini naik kelas menjadi Toko Offline, bernama Minimarket PAPUAmart.com, di Jalan Raya Sentani, Hawai, Jayapura, Papua.

Sedikit bocoran yang diterima oleh pihak Bank Sinarmas bahwa PAPUAmart.com yang dilihat per tanggal 15 Maret 2016 baru 50% dari konsep lengkapnya. Penjualan sebagaimana toko biasa yang berjalan saat ini ialah bagian dari "Toko Offline", sementara bagian "Toko Online" dan "Barter Produk Spesialti" belum terwujud sama sekali.

Kebetulan untuk memujudkan Toko Online telah hadir salah satu produk Bank Sinarmas bernama KiosOn.com, yaitu sebuah Kios Online yang mendorong proses pembayaran secara offline, tetapi pembelian barang dilakukan secara online dan barang dikirim dari produsen di seluruh Indonesia.

Pegawai Bank Sinarmas ternyata tidak tahu-menahu bahwa KiosOn.com ialah produk Bank Sinarmas dengan layanan LakuPandai dan Multifinance-nya. Keduanya berjanji akan sampaikan pengetahuan dimaksud kepada atasan mereka.

Jhon Kwano mengatakan, Sinarmas sebagai Bank, dan PAPUAmart.com sebagai minimarket keduanya adalah produk dari usaha perkebunan, satu dari perkebunan Kelapa Sawit dan satunya lagi dari Perkebunan Kopi. Keduanya berasal dari satu wilayah usaha, dan karena itu keduanya semestinya bergandengan tangan dalam mengembangkan usaha-usaha ke depan.

Semua permintaan dan masukan yang disampaikan oleh Direktur PAPUAmart.com selanjutnya akan disampaikan kepada Ibu Bos Bank Sinarmas di Jayapura.

Jhon Kwano berharap pertemuan ini akan membawa hasil menggembirakan, dalam kerjasama yang saling menguntungkan.

Friday, 18 March 2016

Beras Besum Masuk PAPUAmart.com Mulai tanggal 18 Maret 2016

Diumumkan kepada seluruh konsumen dan petani kopi di mana saja Anda berada bahwa sejak tanggal 18 MAret 2016 telah tersedia Beras Besum, yaitu beras pertama yang pernah diproduksi di Tanah Papua yang sampai saat ini terus menjadi beras kebanggaan masyarakat setempat.

Manager dan Direktur PAPUAmart.com sekaligus bertemu dengan kelompok Tani dan tempat penampungan Beras Besum di Besum, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua.

Masing-masing dari PAPUAmart.com dan Ketua Kelompok memberikan sambutan, (yang akan kampi publikasikan di Youtube.com)

Beras Besum di Minimarket PAPUAmart.com dan Kios-Kios KKLingkar.com dijual di Jayapura seharga Rp.13.000,- Rp.14.000,- tergantung biaya angkut dari minimarket ke kios-kios.

Team PAPUAmart.com Group berharap beras besum ini akan tersedia selalu di semua jaringan PAPUAmart.com Group karena PAPUAmart.com mempromosikan.

Nama Beras Besum yang masuk ke PAPUAmart.com ialah beras "Tiga Kembar", di mana tergambar dua tifa di luar sarung beras.

Monday, 14 March 2016

Katanya Mantan Penjaga Gawang Persipura Asal Korea Suka sama Kopi Papua, Lantas yang lainnya?

Sayang sekali, banyak pemain di Indonesia, tak terkecuali pemain Pesipura, yang konon dari Tanah Leluhurnya menghasilkan makanan dan minuman berkualitas tinggi dan organik alami dirusak oleh tawaran-tawaran baik di TV maupun dengan alasan sponsorship, disuguhkan dengan minuman berlabel "berenergi", padahal pada waktu yang sama semua orang tahu bahwa minuman-minuman dengan label dimaksud dalam jangka panjang "sangat membahayakan bagi kesehatan tubuh", bahkan nyawa manusia sendiri terancam dengan kelebihan zat yang ada di dalamnya.

Pada suatu peristiwa, Kepala Gudang Baliem Blue Coffee, Abolok Kano dan Kepala Perwakilan KSU Baliem Arabica Jayapura, Atinus Uaga pernah bertemu dengan pihak menejemen Persipura, dan setelah mereka mengetahui pemilik dan pengolah Kopi Papua ada, mereka sendiri pernah menyatakan akan siap beli Kopi Papua. Tetapi itu hanya sebatas janji di bibir. Semua orang Papua sudah terbiasa berjanji di bibir, dan banyak kali juga dijanjikan dibibir, tanpa pernah menjadi nyata dalam hidup ini.

Sesuatu yang pernah nyata ialah kesaksian dari penjaga gawan Persipura beberapa tahun lalu, berasal dari Klub Sepak Bola Halleluyah Seoul, Yo Jae Hoon. Dia pernah menyatakan secara terbuka, pada waktu itu dia membela Klub Sepakbola asal Pulau Dewata Bali bahwa minuman favouritenya tetapi Kopi Papua.

Kami tidak tahu apa kesukaan minum dari para pemain Persipura lainnya. Jhon Kwano mengatakan
"Saya berharap anak-anak Papua menolak minum buatan dari luar Papua. Hargai minuman dari Tanah Leluhurnya, dan promosikan itu. Jangan seperti Okto Maniani dan Boas Solossa, pergi promosikan minuman yang katanya berenergi, tetapi secara kesehatan mematikan."

Black Brothers, Persipura dan KKLingkar, Tiga Serangkai dalam Satu Misi: Mengangkat Harkat Martabat Orang Papua, Ras Melanesia

Sejak PAPUAmart.com diluncurkan tanggal 1 Juli 2015, saya tidak pernah punya antisipasi bahwa Kios KKLingkar.com akan didatangani oleh Personil Black Brothers. Walaupun dari jauh, walaupun barusan tiba, langsung ada waktu untuk mengunjungi sisi lain dari Jayapura, yaitu sisi Entrepreneurship di Tanah Papua. Kalau Black Brothers telah mengangkat jatidiri bangsa Papua, ras Melanesia dengan musik dan lagu-lagunya, dan Persipura mengangkat hargadiri dan martabat orang Papua dengan olahraga Sepak Bola, maka Kios-Kios KKLingkar.com di seluruh Tanah Papua sudah siap mengangkat harga diri, harkat dan martabat bangsa Papua, ras Melanesia, pertama-tama di Indonesia, dan kemudian di ASEAN dan kawasan Melanesia.

Memang pernyataan seperti ini pada saat ini kelihatannya tidak masuk akal, tetapi inilah fakta, yaitu fakta kemarin, fakta hari ini, dan fakta hari esok digabung menjadi satu, yaitu diwakili oleh Black Brothers untuk fakta kemarin, Persipura untuk fakta hari ini dan Kios KKLingkar.com untuk fakta yang sudah ada saat ini, tetapi akan disadari di hari esok, tidak lama lagi.

Menurut Ketua Koperasi Baliem Arabica, Ev. Selion Karoba, S.Th., sebagaimana terlibat di dalam foto bersama personil Black Brothers
Selama ini Persipura hanya menunjukkan keinginan, hanya terdengar di media, mereka senang Kopi Papua, teapi mereka tidak pernah kami temukan datang beli kopi Papua. Apalagi datang ke gubung seperti ini tidak pernah. Black Brothers yang sudah legendaris memang tahu persis bahwa hari esok ialah hari entrepreneurship Papua bicara, berbicara di kawasan Melanesia. 
Setelah kerjasama ekonomi kawasan ditandatangani antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah PNG dan Kemenlu di Jakarta sedang merancang langkah untuk tindak-lanjut kerjasama, maka KSU Baliem Arabica lewat PAPUAmart.coom Group companies sudah siap sejak tahun 2015 untuk bekerjasama dengan Bank Papua, Kemenlu, Gubernur Papua dan pemerintah di kawasan Melanesia untuk membangun Kios-Kios model KKLingkar.com dan minimarket PAPUAmart.com
Ini sumbangan yang dapat diberikan kepada teman-teman di Melanesia. Kami sudah lama menghibur mereka lewat lagu-lagu Black Brothers and Mambesak, sekarang saatnya kita memberi mereka makan. Mereka butuh bantuan kita, barang produk Indonesia lebih murah dan lebih cocok bagi kebutuhan mereka.
Black Brothers, Persipura dan KKLingkar.com adalah tiga serangkai Papua, yang akan terus berkarya, mulai dari Jayapura, ke pulau New Guinea, ke Melanesia dan ke Dunia. Semoga Tuhan memberkati visi ini! Amin!

Saturday, 12 March 2016

KiosOn - PAPUAmart.com 3, Khalkote, Sentani, Papua

Kata-kata pengantar dari Ketua Koperasi Baliem Arabica terkait peluncuran KiosOn.com oleh PAPUAmart.com di Tanah Papua.

Tuesday, 8 March 2016

Black Brothers + KKLingkar.com = Kaka yang rambutnya Lingkar itu pasti Black

Tetapi, perlu dicatat, yang satu sudah legendaris, yang satunya lagi barusan lahir, belum merangkak juga. Lantas apa artinya pertemuan ini? Banyak orang pasti akan bilang, artinya nol, karena yang satu sudah tidak ada, dan yang satu hanya barusan lahir.

Tetapi paling tidak kita semua perlu melihat pertemuan ini sebagai satu buah cerita panjang, yang diceritakan oleh orang namanya "Papua" selama lebih dari 30 tahun ini, yaitu sebuah cerita yang dirangkum oleh Edo Kondologit, "Hitam Kulit, Keriting Rambut: Aku Papua!"

Itulah makna yang kita peting dari kunjungan ini dari sisi sosio-budaya, tetapi dari aspek bisnis tentunya kita harus berbenah diri, agar sejarah ketenaran yang membanggakan tidak hanya orang Papua tetapi seluruh Melanesia dan bahkan di kawasan Indonesia Timur ini dapat diikuti dengan pasti oleh PAPUAmart.com Group dalam membangun jaringan bisnis bermotifkan Melanesia, bernafaskan nilai-nilai dan filsafat orang Melanesia.

Black Brothers berbicara tentang Papua dan Melanesia dari sisi musik dan lagu, dan kami berjuang dengan sekuat tenaga agar PAPUAmart.com Group sebagai satu kebersamaan bisnis yang sedang dibangun oleh Koperasi Baliem Arabica dapat berbicara di tingkat Tanah Papua, kawasan Melanesia dan sampai ke Indonesia Timur juga, dalam rangka mengejar ketertinggalan, dan sekaligus dalam rangka memacu diri bertahan hidup di era globalisasi.

Akhirnya kita akan bertemu pada satu titik penjumlahan dengan rumus berikut:

Black Brothers + KKLingkar.com = Kaka yang rambutnya Lingkar itu pasti Black 

dan Kita Bersaudara dalam keber-sama-an itu



The Malenesian Pop Legend: Black Brothers Berkunjung ke BANANA Leaf Cafe Kampung Harapan, Sentani

Ketua Koperasi Baliem Arabica, Ev. Selion Karoba, S.Th.
bersama personil Black Brothers yang menjadi kebanggaan semua Kaum Melanesia.
Tepat pada HUT Kota Numbay/ Jayapura, yaitu 6 Maret 2016 masyarakat kota Jayapura / Port Numbay dihibur oleh klub kebanggaan orang Melanesia, yang sudah dikenal di seluruh dunia sebagai the Melanesian Pop Legend, Black Brothers rupanya sedang mencari para generasi muda yang ikut langkah misi mereka, "mengangkan identitas, harkat dan martabat orang Papua lewat musik dan lagu mereka." Mereka datang ke BANANA Leaf Cafe dan Kios KKLingkar.com di Jalan International Festival Danau Sentai, Khalkote, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura dan menyaksikan sendiri bahwa langkah mereka untuk mengangkat nama, jatidiri dan martabat orang Papua itu sedang disusul ramai-ramai oleh banyak generasi muda di Tanah Papua.

Salah satunya ialah dengan cara membuka warung BANANA Leaf Cafe yang menyajikan produk asli Tanah Papua dan Kios KKLingkar.com yang menjual produk unggulan Tanah Papua: Baliem Blue Coffee dan Minyak Buah Merah Papua.

Keluarga besar Bisnis Kopi Papua juga telah menyempatkan diri hadir dalam konser musik yang diselenggarakan oleh Black Brothers pada 6 Maret 2016 di Depan Gedung Kesenian Papua, Port Numbay atau saat ini disebut Jayapura.

Tentu saja pada saat Black Brothers keluar dari Tanah Papua, mereka meninggalkan banyak sekali harapan, dan juga turur membawa banyak harapan lainnya. Setelah personil Black Brothers lainnya sudah tiada, mereka yang tersisah balik lagi, melihat apakah harapan-harapan yang ditinggalkan itu masih ada di Kampung Harapan atau tidak!

Ternyata, harapan itu, MASIH ADA DI KAMPUNG HARAPAN, tepatnya di Jalan Internasional Festival Danau Sentani, Khalkote, Kampung Nolokla, Distrik Sentani Timur.

Kami dari PAPUAmart.com group berharap, biarlah harapan-harapan yang pernah mereka tinggalkan itu mulai membuktikan dirinya. Dan salah-satunya ialah kehadiran PAPUAmart.com group dengan segenap jarigan bisnisnya: minimarket PAPUAmart.com, kios KKLingkar.com dan Cafe BANANA Leaf, yang mempromosikan, memasarkan dan menjual Kopi Papua, Buah Merah Papua dan banyak produk Papua lainnya.

Salam Jumlah Black Brothers! Salam Jumpa di Kampung Harapan!, yang penuh dengan Harapan! berjumlah dengan harapan yang pernah ditinggalkan, disertai harapan yang dibawa pergi, tetapi kini dibawa kembali ke Tanah Papua, di Kota Port Numbay, dan di Kampung Harapan!

Thursday, 3 March 2016

Gubernur Papua Lukas Enembe memeriksa semua Mesin dan Peralatan Produksi Baliem Blue Coffee

Gubernur Papua Lukas Enembe memeriksa semua Mesin dan Peralatan Produksi Baliem Blue Coffee di Kampung Harapan, Belakang Jalan SPMA Sentani dan menyatakan "puas" dengan apa yang telah terjadi.

Sambil bergandengan tangan dengan Kepala Gudang produksi, Abolok Kano, Lukas Enembe ditunjukan satu per satu mesin goreng, mesin huller dan mesin giling serta mesin packaging, yang sangat sederhana, yang disediakan oleh KSU Baliem Arabica secara mandiri selama ini.

 Gubernur tiba-tiba tanyakan kapada pengurus atau anggota DPRD atau pejabat yang hadir di gudang, "Itu koperasi Namblong kita bantu berapa? Itukan kita biayai semua. Tetapi mereka sudah produksi begini ka tidak?" Jawabannya tentu "Tidak!" Gubernur kelihatan kesal, tetapi melanjutkan perjalanan ke mesin huller di belakang. Gubernur juga ditunjukkan secara singkat proses produksi Kopi.

 Kepala Gudang Produksi sendiri menunjukkan bahwa dirinya sendiri menggoreng, menggiling dan mem-pack kopi. Dan pada saat yang sama menyerahkan dua karton Baliem Blue Coffee kepada Ketua DPRP Yunus Wonda dan Gubernur Papua Lukas Enembe.

 Terlihat jelas Gubernur Papua tidak dapat melepaskan Kopi Papua buatan tangan sendiri ini, kopi terkenal selama ini sudah diekspor beberapa kali ke berbagai negara. Gubernur lalu menyatakan semua koperasi yang selama ini dibantu dan tidak berkembang perlu belajar dari KSU baliem Arabica dan perlu mengikuti langkah-langkah KSU Bailem Arabica kalau mau berkembang dan menjadi pengekspor. Diharapkan dengan pembelajaran ini dapat membantu koperasi-koperasi lain di Tanah Papua menjadi pemain dalam bisnis

KiosOn.com & PAPUAmart.com 1 February 8, 2016

Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe masuk ke Gudang Baliem Blue Coffee

Tanpa diduga, setelah Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe melakukan pertemuan dengan para pemilik Tanah ulayat dan penghuni kompleks pertanian dan peternakan Desa Nolokla, Kampung Harapan, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Gubernur diundang oleh Kepala Gudang Baliem Blue Coffee Abolok Kano untuk masuk ke gudang produksi dan melihat tempat produksi satu-satunya produk unggulan Tanah Papua yang sudah berulang-kali di-ekspor ke pasar internasional ini. Setelah gubernur memberikan arahan agar masyarakat penghuni lokasi/ kompleks pertanian dan peternakan Kampung Harapan meninggalkan lokasi demi kepentingan even nasional PON ke 20 tahun 2020, ada dua orang diberi kesempatan untuk bertanya-jawab. Orang pertama ialah seorang Ondoafi dari Sentani Timur, dan kesempatan kedua ialah sang Kepala Gudang, Abolok Kano. Dalam penyampaiannya Kepala Gudang menyatakan,
Gudang Kopi Baliem Arabica, yang selama ini baik Gubernur maupun para Kepala Dinas di Tanah Papua bangga-banggakan kami sudah ekspor ke luar negeri sebagai indikasi keberhasilan pemerintah itu gudang produksinya akan digusur oleh kegiatan PON 20, tahun 2020 ini. Apakah Pak Gubernur pikir lebih penting PON 2020 yang hanya berlangsung sekian hari itu akan angkat harkat dan martabat orang Papua, dan akan memajukan orang Papua, ataukah kehadiran GUdang Kopi di Kampung Harapan ini yang selama ini menjadi kebanggaan kita semua? Kaka Gubernur juga harus tahu, bahwa semua penghuni di kompleks pertanian Kampung Harapan ialah Orang Asli Papua, tidak ada pendatang di sini. Dan kalau kaka Gub mau gusur ini semua, kami minta lokasi pemindahan yang jelas, dan sudah siap baru kami bisa disuruh keluar dari sini. Dan saat ini juga, Gubernur harus datang ke Gudang Baliem Blue Coffee saat ini, biar lihat sendiri, apakah mesin dan peralatan yang ada bisa dipindahkan atau tidak, agar langsung lihat sendiri yang selama ini dibangga-banggakan itu gudangnya seperti apa.
Mendengar ajakan itu gubernur langsung mencari dan memegant tangan Abolok Kano dan menuju ke Gudang BBCoffee (singkatan Baliem Blue Coffee) yang berjarak kurang dari 50 meter dari tempat pertemuan, yaitu di depan jemaat lokal Gereja GKI di Tanah Papua Kompleks Peternakan/ Pertanian Kampung Harapan. Ketua Koperasi Baliem Arabica juga sempat hadir dan memberikan keterangan lebih lengkap tentang situasi koperasi secara luas, mulai dari perkebunan kopi di pegunungan tengah Papua, pengolahan kopi, jual-beli, sampai kepada produksi dan pemasaran Kopi Papua. Menurut Ketua Koperasi kepada Gubernur Enembe, bahwa Koperasi Baliem Arabica telah membangun jaringan bisnis mulai dari kebun sampai ke cangkir Kopi. Dan bukan itu saja, mulai dari produksi sampai pemasaran juga telah ada jaringan bisnis yang jelas. Koperasi Baliem Arabica telah memiliki Unit Sales & Marketing lewat PAPUAmart.com, dan Unit Produksi lewat Baliem Blue Coffee serta Unit Penjualan BANANA Leaf Cafe, yang saat ini sedang dibangun di Pertigaan Jalan Post 7 Sentani, Jayapura, Papua.

Wednesday, 2 March 2016

KiosOn.com PAPUAmart.com 3 Khalkote, East Sentani, Jayapura, Papua

Pemasangan Banner KiosOn.com oleh Tim PAPUAmart.com di Jalan Internasional, Festival Danau Sentani, Khalkote, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua.

Ketua Koperasi Baliem Arabica sebagai pemilik PAPUAmart.com dan Manager Kios KKLingkar.com Usay Gombo sedang memasang Banner.



Bagi Anda yang mau bergabung ke Jaringan KiosOn.com, silahkan hubungi: papuamart@hotmail.com atau info@papua.ws atau SMS/Telepon: 082210183000

KiosOn.com and PAPUAmart.com on February 8, 2016

Penjelasan singkat dari Ketua Koperasi Baliem Arabica tentang KiosOn.com, e-Tailer pertama di Indonesuia yang menopang kegiatan jual-beli Koperasi dan UMKM di seluruh Indonesia.

Khusus untuk Tanah Papua bekerjasama dengan PAPUAmart.com