Thursday, 3 March 2016

Gubernur Papua Lukas Enembe memeriksa semua Mesin dan Peralatan Produksi Baliem Blue Coffee

Gubernur Papua Lukas Enembe memeriksa semua Mesin dan Peralatan Produksi Baliem Blue Coffee di Kampung Harapan, Belakang Jalan SPMA Sentani dan menyatakan "puas" dengan apa yang telah terjadi.

Sambil bergandengan tangan dengan Kepala Gudang produksi, Abolok Kano, Lukas Enembe ditunjukan satu per satu mesin goreng, mesin huller dan mesin giling serta mesin packaging, yang sangat sederhana, yang disediakan oleh KSU Baliem Arabica secara mandiri selama ini.

 Gubernur tiba-tiba tanyakan kapada pengurus atau anggota DPRD atau pejabat yang hadir di gudang, "Itu koperasi Namblong kita bantu berapa? Itukan kita biayai semua. Tetapi mereka sudah produksi begini ka tidak?" Jawabannya tentu "Tidak!" Gubernur kelihatan kesal, tetapi melanjutkan perjalanan ke mesin huller di belakang. Gubernur juga ditunjukkan secara singkat proses produksi Kopi.

 Kepala Gudang Produksi sendiri menunjukkan bahwa dirinya sendiri menggoreng, menggiling dan mem-pack kopi. Dan pada saat yang sama menyerahkan dua karton Baliem Blue Coffee kepada Ketua DPRP Yunus Wonda dan Gubernur Papua Lukas Enembe.

 Terlihat jelas Gubernur Papua tidak dapat melepaskan Kopi Papua buatan tangan sendiri ini, kopi terkenal selama ini sudah diekspor beberapa kali ke berbagai negara. Gubernur lalu menyatakan semua koperasi yang selama ini dibantu dan tidak berkembang perlu belajar dari KSU baliem Arabica dan perlu mengikuti langkah-langkah KSU Bailem Arabica kalau mau berkembang dan menjadi pengekspor. Diharapkan dengan pembelajaran ini dapat membantu koperasi-koperasi lain di Tanah Papua menjadi pemain dalam bisnis

No comments:

Post a Comment