Monday, 31 October 2016

Green Beans Papua Arabica, Wamena Single Origin

Green beans papua ara kebutuhan rumah tangga makanan minuman 4199461

Rp 130000

Kopi Wamena ialah Kopi organik, arabica yang ditanam, dipanen, diproses dan dijual oleh Anggota Koperasi Serba Usaha Baliem Arabica berkantor pusat di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua. Penjualan Green Beans Kopi Wamena merupakan produk utama dari KSU Baliem Arabica.

Mengapa membel...

Monday, 17 October 2016

Produk PAPUAmart.com dapat dibeli di berbagai Toko Online Indonesia

Produk KSU Baliem Arabica yang didistribusikan secara Oline di papuamart.com ataupun secara offline di PAPUAmart.com kini tersebar di berbagai toko Online yaitu

  • tokopedia.com @papuamart dan @bbcoffee

  • bukalapak.com, @papuamart dan @bbcoffee

Sementara itu Gudang PAPUAmart.com (Kopi Papua) di Jakarta dan di Yogkakarta sudah beroprasi normal dan melayani pesanan kopi dari seluruh Indonesia. Ditambah lagi, BANANA Leaf Cafe baik di Yogyakarta maupun di Jayapura juga sudah mulai beroprasi, oleh karena itu siapa saja mau nikmati kopi langsung dapat datang ke BLCafe Yogyakarta dan Sentani (minimarket 1 PAPUAmart.com di Jl. Raya Sentani, Hawai dan minimarket 2 PAPUAmart.com di pertigaan Jalan Post 7 Sentani).

Kami juga akan terus menambah produk yang kami jual, dan memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggan kami.

Jhon Yonathan Kwano, direktur PAPUAmart.com mengatakan pertama-tama kita sebagai pengusaha entrepreneur Papua harus membangun "trust" dengan pasar di Indonesia bahwa benar-benar ini orang Papua (OAP) yang sedang menjalani bisnis ini, dan benar-benar kami bermaksud memajukan entrepreneurship di Tanah Papua.

Diakuinya pula, memang Pemerintah Provinsi Papua, pemerintah Provinsi Papua Barat, apalagi para Bupati dan Walikota orang Papua masih hidup di era dan zaman yang berbeda. Mereka masih sibuk urus Pilkada, urus partai politik, urus menutupi hutang Pilkada, urus proyek-proyek pemerintah sehingga rencana, apalagi pemikiran untuk memajukan entrepreneurship di Tanah Papua lagi kosong.

Katanya, itu tidak berarti kita terus membiasakan diri tunggu program dari pemerintah. Kita harus bergerak, karena akhirnya yang beruntung kita sendiri.

Tuesday, 21 June 2016

3 alasan mengapa belanja di Hemat.com lebih menyenangkan

Online shop bukanlah hal baru bagi masyarakat Indonesia. Tak hanya wanita, para pria pun banyak yang memilih untuk membeli barang-barang kebutuhannya secara online. Dari barang kebutuhan sehari-hari hingga hobi, bisa didapatkan dengan mudah. Baik langsung ke toko online, maupun melalui marketplace yang menampung lebih banyak toko online.
Dengan semakin banyaknya online shop, beberapa pembeli kadang merasa was-was. Penyebabnya adalah keamanan saat bertransaksi. Nah, jika Anda termasuk salah seorang yang sering merasa khawatir, Hemat.com hadir untuk mengatasi masalah itu. Mengapa harus di Hemat.com dan bukan yang lain? Baca dulu yuk alasannya:
1. Informatif
Tak sekedar mengelompokkan barang-barang kebutuhan berdasarkan kategori saja, Hemat.com juga memilihkan item terbaik dari toko online dan marketplace yang terpercaya. Hemat.com juga memberikan infomasi lengkap terkait item yang dijual, tak hanya dari sisi spesifikasinya saja.
2. Terpercaya
Hemat.com juga pilihan tepat bagi yang masih ragu untuk berbelanja secara online. Alasannya, semua item yang ditampilkan, diambil dari toko online terpercaya dan memiliki kredibilitas cukup baik serta terbukti aman untuk bertransaksi.
3. Banyak Promo Menarik
Salah satu keunggulan berbelanja secara online adalah selisih harga yang cukup berarti. Meski harus menambah ongkos kirim, namun tentu saja terkadang masih lebih murah dibanding jika membelinya melalui retail store.
Nah, di Hemat.com, Anda juga bisa mendapatkan informasi seputar potongan harga setiap harinya dari toko-toko online favorit. Selain itu, ada banyak juga informasi seperti hadiah langsung yang disertakan pada saat pembelian produk.
Well, sudah tak ragu lagi kan untuk berbelanja online dengan penawaran menarik namun tetap memperhatikan keamanan saat bertransaksi? Yuk, segera buka Hemat.com dan dapatkan aneka barang kebutuhan.

Saturday, 28 May 2016

Google Alerts - Kopi Papua, Papua Mart

Kopi Papua
Pembaruan mingguan 28 Mei 2016
BERITA
Republika Online
"Mau kopi Bali atau Papua?," tanyanya kepada seorang pengunjung yang lebih memilih kopi Papua. Selain dua jenis kopi tersebut, kopi Enrekang ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
WEB
Kopi Papua Wamena (Isi Bubuk)
Jenis kopi Arabika Papua Wamena ini tumbuh di lembah Baliem daerah pegunungan Jayawijaya Mamena. Yang menarik adalah pertumbuhan dari ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Papua Mart, Memperluas Distribusi Kopi Dari Pegunungan
Papua Mart, lanjutnya menjual hasil produksi sendiri dari hasil pertanian dari Wamena, terutama kopi. Selain itu Papua Mart juga menjual sembilan ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan
Cari Kopi Papua Wamena di Jogja?
Papua pulau paling barat dari Indonesia juga memiliki biji kopi yang eksotis, dengan rasa dan aroma yang khas, Papua Wamena single origin coffee ...
Google Plus Facebook Twitter Tandai sebagai tidak relevan 

Sunday, 22 May 2016

Papua Mart, Memperluas Distribusi Kopi Dari Pegunungan

Salah satu gerai Papua Mart di Kota Sentani,
Kabupaten Jayapura – Jubi/Yance Wenda
Sentani, Jubi – Papua Mart saat ini adalah salah satu usaha dari Orang Asli Papua (OAP) yang baru berjalan satu tahun. Bisnis mini market ini diharapkan hadir di kota-kota lainnya di Papua.

Yoberce Nisaf, Manajer Papua Mart, Minggu (21/5/2016) mengatakan tujuan bisnis ini kedepan adalah mengajak semakin banyak OAP yang ingin belajar bisnis bergabung agar bisa bangkit dalam bidang bisnis.

“Tidak hanya satu Papua Mart saja. Kami akan membangun Papua Mart di Waena, Abe, Entrop dan Jayapura. Di beberapa kabupaten sudah ada seperti di Manokwari dan Wamena. Di Jakarta dan Yogyakarta juga sudah ada,” jelas Yoberce kepada Jubi di Sentani.

Papua Mart, lanjutnya menjual hasil produksi sendiri dari hasil pertanian dari Wamena, terutama kopi. Selain itu Papua Mart juga menjual sembilan bahan pokok.

Selain mini market, Papua Mart memiliki sebuah cafe yang bernama Banana Life Coffee.

“Banana Life Coffee ini bagian dari Papua Mart yang ke dua. Letaknya di depan pertigaan Jalan Pos 7. Kami sediakan wi-fi gratis jadi boleh di nikmati sepuas-puasnya tanpa bayar,” ujar Yoberce berpromosi.

Salah satu pengunjung Papua Mart, Simson Wanimbo mengatakan ia bangga karena Papua Mart merupakan salah satu kemajuan bagi orang Papua.

“Ini menjadi satu motivasi kepada kami orang Papua untuk majukan Tanah Papua ini dalam bidang usaha. Ekonomi juga perlu kita tingkatkan,” kata Wanimbo.

Hak yang sama juga di sampaikan oleh pengunjung lainnya, Hermanus Hilapok kepada Jubi.

“Kami punya hasil kopi ini mau di kemanakan?  Setelah ikut pameran di Jakarta dan Kopi Baliem Arabika jadi terkenal harus ada tempat seperti Papua Mart untuk memasarkan produk kopi ini,” kata Hilapok. (*)

Tuesday, 10 May 2016

Berjualan di Tokopedia.com Tidak Sulit, Saya sudah buktikan

Saya sedikit menyampaikan catatan kepada sekalian kita bahwa ternyata berjualan di TokoPedia.com tidak sesulit yang pernah saya bayangkan sebelumnya.

Berdasarkan Surat Keputusan Ketua Koperasi Baliem Arabica tahun 2013, saya Jhon Yonathan Kwano mulai bertugas di Kota Gudeg Yogyakarta, dengan tugas utama mempromosikan Kopi Papua kepada pebisnis dan penikmat Kopi di Indonesia.

Yang terpikir pertama-tama jelas Toko Online, karena kami sadar dari kekurangan yang kami miliki bahwa promosi secara offline akan mengalami kendala. Terus-terang saya harus akui bahwa iklim bagi orang Papua untuk berbisnis di Tanah Jawa masih belum kondusif. Salah satu contoh saja, pada tahun 2012 kami pernah meminta Surat Izin Kontrak dengan maksud berjualan Kopi Papua di Jakarta Selatan, dan pernah datang ke Kantor Walikota Jakarta Selatan mintakan Surat Izin, tetapi mereka menolak. Alasan utamanya, "Kalian datang kesini cari makan, jangan datang mencuri rejeki orang di Jakarta". Kami pernah menyimpulkan,
"Kok orang Jawa datang ke Papua mencuri rejeki orang Papua dianggap halal, tetapi kalau orang Papua datang ke Jawa membawa produk Papua sendiri kok dianggap haram ya?"
sampai-sampai kami pernah berpikir untuk pulang ke Tanah Papua dan usir semua pedagan asal Jawa dengan alasan mencuri rejeki orang Papua.

Tetapi tentu saja itu tidak akan pernah terjadi. Wong kami bukan orang pemerintah, wong kekuatan kami sekuat apa?

 Setahun kemudian kami buka di Yogyakarta. Kali ini tidak ada penolakan. Walaupun banyak "intel" dikirim, maksudnya intel untuk caritahu apakah kami mau dagang mencuri rejeki orang Jawa atau tidak. Untung sekali kami punya tuan kost yang lebih paham, sudah berpendidikan sehingga dia membela kami dan menyuruh kami boleh buka counter penjualan Kopi Papua di tempat kostnya. Dia menyambut kami dengan gembira.

Dari sini kami buka counter distribusi Kopi Papua sekaligus Toko Online untuk mempromosikan Kopi Papua. Kami jelas-jelas tidak melakukan promosi offline, karena kami mengantisipasi agar tidak didemo gara-gara dituduh merampas atau mencuri rejeki di Tanah/ Negeri Orang. Saya beli buku, beli program, cari di Internet informasi tentang Toko Online. Dari pengetahuan NOL tentang Internet dan Toko Online, akhirnya pergi ke Ramai Mall di Yogyakarta mencaritahu orang yang bisa bantu belikan namadomain dan menghost situs web kami.

Kami mendapatkan bantuan, dan domain papuamart.com dibelikan.

Begitu waktu berjalan, saya memang pernah terpikir untuk berjualan di tokopedia.com tetapi waktu itu saya punya alasan untuk menolaknya:

  1. Pertama, buka tokonya pasti sulit
  2. Proses jual-belinya meragukan karena banyak kasus penipuan di Indonesia
  3. Proses pencairan pasti akan mengalami kendala
  4. Waktu itu saya belum punya nomor rekening bank manapun. Maklum dari kampung disuruh terjun ke lautan usaha di pulau Jawa.
Tetapi ternyata semua anggapan ini salah. Ternyata cara membuka Toko Online di Tokopedia tidaklah sulit. Ternyata sistem pembayaran terjamin aman, dan sampai hari ini kami belum mengalami kasus penipuan.

Memang betul kami belum membeli produk di tokopedia.com tetapi kami menjadi penjual produk Kopi Papua dan Buah Merah Papua. Kami akan beli produk yang dijual di tokopedia dan akan memulis artikel lagi tentang kemudahan berbelanja di tokopedia. 

untuk sekarang sekian dulu, bersama saya, Jhon Yonathan Kwano, PAPUAmart.com for KSU Baliem Arbaica

Saturday, 30 April 2016

Indonesia E-Commerce Summit & Expo (IESE) 2016 - BIS 29/04

Kita brada di Era Information Technology (IT) di mana sebagian besar kehdupan manusia sudah tidak dapat diisahkan dari media komunikasi dan Internet. Termasuk dunia usaha, sudah tidak dapat dipisahkan dari Internet. Untung sekali Indonesia sudah mulai mengambil langkah konkrit mengembangkan E-Commerce. Biar lambat, asal selamat!

William Tanuwijaya mengenai E-Commerce dan IESE 2016

Para pemuka E-Commerce dan pendiri usaha-usaha berbasis internet perlu kita dengarkan apa kata mereka. Mereka bicara dari pengalaman, mari kita teladani.

Menteri Perdagangan RI Thomas T. lembong Indonesia E-Commerce Summit & E...

Wednesday, 27 April 2016

First Shopping at Store 1 PAPUAmart.com



Pdt. Ki'marek Karoba Tawy, Pembina KSU Baliem Arabica dan petani Kopi bersama temannya Obokugi Karoba Tawy dan Ketua KSU Baliem Arabica Ev. Selion Karoba melakukan proses pembelian pertama di minimarket PAPUAmart.com, Jl. Raya Senani, Hawai No. 05, Sentani, Jayapura, Papua.

Friday, 8 April 2016

Keunikan Kopi Bubuk Buatan Gudang Baliem Blue Coffee, Jayapura, Papua

Saya beri judul "keunikan" karena kopi saya sendiri sebagai pribadi yang jatuh-bangun dengan Kopi Papua, Wamena Single Origin, atau kami sebut Baliem Blue Coffee selama ini merasakan sendiri perbedaan Kopi Papua yang disangrai dan dibubuk oleh Gudang Produksi BBCoffee di Belakang SPMA, Kampung Harapan, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura dengan Kopi Papua yang disangrai dan dibubuk oleh  roaster lain di mana-mana, di Indonesia maupun di Asia lainnya.

Saya sudah bawa kopi buatan sendiri ke mana-mana, khususnya ke Asia (Malaysia, Singapore, Thailand dan Hong Kong), dan saya juga telah beli Kopi Green Beans dari saya yang digoreng dan disajikan oleh orang lain di luar Tanah Papua.

Memang saya tahu secara prinsipil bahwa begitu roaster-nya berubah, sudah pasti rasa kopinya juga berubah, begitu barista-nya berubah juga rasa kopinya mengikutinya. Itu betul. Saya terima realitas itu. Akan tetapi yang saya maksudkan di sini bukan rasanya saja, tetapi "keunikan citarasa" yang diproduksi di Jayapura sangat kental "rasa Papua".

Saya tahu juga bahwa roaster di Jayapura bukan roaster berpengalaman, apalagi tidak pernah mengenyam pelatihan roasting, apalagi tidak pernah diberi pelajaran oleh orang yang sudah mahir. Roaster di Jayapura saat ini sudah berganti 4 orang, dan dari keempat orang ini, rasa dan citarasa Kopi Papua olahan Gudang BBCoffee Jayapura tidak pernah berubah dengan berubahnya personel yang menggoreng kopi.

Memang saya juga rasakan bahwa profile Kopi Papua Wamena Single Origin yang diproduksi di Gudang Kopi Jayapura tidak stabil, dan lebih lagi tidak punya nama, tetapi citarasanya tetap stabil, tetap terbawa, walaupun personil yang menanganinya berubah.

Karena profilnya belum ada, karena roaster kami belum terlatih, maka Kopi Wamena saat ini masih kami produksi untuk konsumsi di Tanah Papua, tidak untuk konsumsi di luar Tanah Papua. Akan tetapi kami tidak menutup kemungkinan bagi Anda untuk membelinya dan merasakan apa yang saya maksudkan di sini. Untuk itu kami jual produk dimaksud di alamat berikut

  1. papuamart.com (Toko Online Papua pertama, milik KSU Baliem Arabica)
  2. bukalapak.com/papuamart/ (Toko Onilne Produk Spesialti Papua)
  3. tokopedia.com/papuamart.(Toko Onilne Produk Spesialti Papua)
Untuk informasi lebih lanjut, Anda bisa hubungi kami, baik lewat Facebook, SMS, Whatsapp, atau Email dan telepon

Kalau tidak mau repot-report sebenarnya di sebelah kanan Anda, yaitu kiri dari blog ini, dan sebelah bawah dari blog ini tertera semua alamat dan nomor kontak kami.

Thursday, 7 April 2016

Beras Besum Masuk ke Wamena, dapat dibeli di KKLingkar.com Wamena

Ketua KSU Baliem Arabica, Ev. Selion Karoba, S.Th. mengatakan beras lokal bermerek "Kenambay Umbay" dan "Tifa Kembar" produk Kelompok Tani Karya Mulya dari Besum, Kabupaten Jayapura kini sudah dapat dibeli di Kios-Kios KKLingkar.com yang tersebar di seluruh pegunungan Tengah Tanah Papua, pertama-tama di Kota Wamena.

Dengan hekadiran beras lokal ini diharapkan semua masyarakat di Pegunungan Tengah Papua tidak salah beli, seperti yang sudah banyak terjadi di Tanah Papua. Banyak orang Papua sudah beli beras plastik, beras berformalin, beras yang diperuntukkan untuk hewan, yang tidak bermutu untuk manusia, karena memang orang Papua tidak tahu beras mana yang cocok untuk manusia dan berasa mana yang bisa dimakan manusia.
Koperasi Serba Usaha Baliem Arabica lewat Unit Sales & Marketing PAPUAmart.com akan terus berupaya menghadirkan produk organik, produk tidak beracun dan produk yang ramah lingkungan bagi para konsumen di Tanah Papua.

Atas Dukungan dan Kerja Sama PAPUAmart Group dan Penerbangan 3MG, telah hadir, BERAS LOKAL - KENAMBAI UMBAI, Karya BUMI  NAMBLONG, DI Kios KK-Lingkar Wamena, Jln. Thamrin No.60. Pasar Kayu Potikelek.

Tersedia:
  1. 10 kg/ karung, dengan harga Rp. 230.000
  2. 15 Kg/ Karung,dengan harga Rp. 345.000
  3. 20 Kg/ karung dengan harga Rp. 460.000

Mari Kita menikmati Produk - Produk Lokal Tanah Papua.

Monday, 28 March 2016

Minimarket 1 PAPUAmart.com di Jalan Raya Sentani, Hawai Mendapat Kunjungan dari Bank Sinarmas Jayapura

Dua orang pegawai dari Bank Sinarmas Jayapura telah menyempatkan diri mengunjungi Minimarket 1 PAPUAmart.com di Jalan Raya Sentani, Hawai Ruko No. 05, Sentani, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. Pegawai Bank Sinarmas berseragam Merah-Putih ala warna Bank Sinarmas, seorang pria dan wanita datang diterima langsung oleh Direktur PAPUAmart.com, Jhon Yonathan Kwano.

Menurut Jhon Kwano, kunjungan ini tidak diperkirakan. Pihak Bank Sinarmas datang untuk mengetahui informasi awal tentang perjalanan PAPUAmart.com dari pendirian hingga arah pengembangan ke depan.

Pertanyaan yang diajukan pegawai Bank Sinarmas antara lain:
  1. Ini punya siapa?
  2. Kapan mulai beroperasi?
  3. Konsepnya bagaimana, apakah sama dengan minimarket seperti Alfamart dan Indomaret?
  4. Apa yang bisa kami buat untuk ke depan?
Atas pertamyaam seperti ini disambut dengan sangat gembira oleh Direktur PAPUAmart.com, yang adalah konseptor dan inisiator dari pendirian PAPUAmart.com sebagai Unit Marketing dan Sales dari KSU Baliem Arabica.

Jhon Kwano menceritakan riwayat PAPUAmart.com yang dulunya hanyalah sebuah blog kecil, berisi produk jualan KSU Baliem Arabica. Kemudian berkembang pada tahun 2014 menjadi sebuah Toko Online Pertama dari Tanah Papua. Kemudian pada pertengahan tahun 2015, toko Online ini naik kelas menjadi Toko Offline, bernama Minimarket PAPUAmart.com, di Jalan Raya Sentani, Hawai, Jayapura, Papua.

Sedikit bocoran yang diterima oleh pihak Bank Sinarmas bahwa PAPUAmart.com yang dilihat per tanggal 15 Maret 2016 baru 50% dari konsep lengkapnya. Penjualan sebagaimana toko biasa yang berjalan saat ini ialah bagian dari "Toko Offline", sementara bagian "Toko Online" dan "Barter Produk Spesialti" belum terwujud sama sekali.

Kebetulan untuk memujudkan Toko Online telah hadir salah satu produk Bank Sinarmas bernama KiosOn.com, yaitu sebuah Kios Online yang mendorong proses pembayaran secara offline, tetapi pembelian barang dilakukan secara online dan barang dikirim dari produsen di seluruh Indonesia.

Pegawai Bank Sinarmas ternyata tidak tahu-menahu bahwa KiosOn.com ialah produk Bank Sinarmas dengan layanan LakuPandai dan Multifinance-nya. Keduanya berjanji akan sampaikan pengetahuan dimaksud kepada atasan mereka.

Jhon Kwano mengatakan, Sinarmas sebagai Bank, dan PAPUAmart.com sebagai minimarket keduanya adalah produk dari usaha perkebunan, satu dari perkebunan Kelapa Sawit dan satunya lagi dari Perkebunan Kopi. Keduanya berasal dari satu wilayah usaha, dan karena itu keduanya semestinya bergandengan tangan dalam mengembangkan usaha-usaha ke depan.

Semua permintaan dan masukan yang disampaikan oleh Direktur PAPUAmart.com selanjutnya akan disampaikan kepada Ibu Bos Bank Sinarmas di Jayapura.

Jhon Kwano berharap pertemuan ini akan membawa hasil menggembirakan, dalam kerjasama yang saling menguntungkan.

Friday, 18 March 2016

Beras Besum Masuk PAPUAmart.com Mulai tanggal 18 Maret 2016

Diumumkan kepada seluruh konsumen dan petani kopi di mana saja Anda berada bahwa sejak tanggal 18 MAret 2016 telah tersedia Beras Besum, yaitu beras pertama yang pernah diproduksi di Tanah Papua yang sampai saat ini terus menjadi beras kebanggaan masyarakat setempat.

Manager dan Direktur PAPUAmart.com sekaligus bertemu dengan kelompok Tani dan tempat penampungan Beras Besum di Besum, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua.

Masing-masing dari PAPUAmart.com dan Ketua Kelompok memberikan sambutan, (yang akan kampi publikasikan di Youtube.com)

Beras Besum di Minimarket PAPUAmart.com dan Kios-Kios KKLingkar.com dijual di Jayapura seharga Rp.13.000,- Rp.14.000,- tergantung biaya angkut dari minimarket ke kios-kios.

Team PAPUAmart.com Group berharap beras besum ini akan tersedia selalu di semua jaringan PAPUAmart.com Group karena PAPUAmart.com mempromosikan.

Nama Beras Besum yang masuk ke PAPUAmart.com ialah beras "Tiga Kembar", di mana tergambar dua tifa di luar sarung beras.

Monday, 14 March 2016

Katanya Mantan Penjaga Gawang Persipura Asal Korea Suka sama Kopi Papua, Lantas yang lainnya?

Sayang sekali, banyak pemain di Indonesia, tak terkecuali pemain Pesipura, yang konon dari Tanah Leluhurnya menghasilkan makanan dan minuman berkualitas tinggi dan organik alami dirusak oleh tawaran-tawaran baik di TV maupun dengan alasan sponsorship, disuguhkan dengan minuman berlabel "berenergi", padahal pada waktu yang sama semua orang tahu bahwa minuman-minuman dengan label dimaksud dalam jangka panjang "sangat membahayakan bagi kesehatan tubuh", bahkan nyawa manusia sendiri terancam dengan kelebihan zat yang ada di dalamnya.

Pada suatu peristiwa, Kepala Gudang Baliem Blue Coffee, Abolok Kano dan Kepala Perwakilan KSU Baliem Arabica Jayapura, Atinus Uaga pernah bertemu dengan pihak menejemen Persipura, dan setelah mereka mengetahui pemilik dan pengolah Kopi Papua ada, mereka sendiri pernah menyatakan akan siap beli Kopi Papua. Tetapi itu hanya sebatas janji di bibir. Semua orang Papua sudah terbiasa berjanji di bibir, dan banyak kali juga dijanjikan dibibir, tanpa pernah menjadi nyata dalam hidup ini.

Sesuatu yang pernah nyata ialah kesaksian dari penjaga gawan Persipura beberapa tahun lalu, berasal dari Klub Sepak Bola Halleluyah Seoul, Yo Jae Hoon. Dia pernah menyatakan secara terbuka, pada waktu itu dia membela Klub Sepakbola asal Pulau Dewata Bali bahwa minuman favouritenya tetapi Kopi Papua.

Kami tidak tahu apa kesukaan minum dari para pemain Persipura lainnya. Jhon Kwano mengatakan
"Saya berharap anak-anak Papua menolak minum buatan dari luar Papua. Hargai minuman dari Tanah Leluhurnya, dan promosikan itu. Jangan seperti Okto Maniani dan Boas Solossa, pergi promosikan minuman yang katanya berenergi, tetapi secara kesehatan mematikan."

Black Brothers, Persipura dan KKLingkar, Tiga Serangkai dalam Satu Misi: Mengangkat Harkat Martabat Orang Papua, Ras Melanesia

Sejak PAPUAmart.com diluncurkan tanggal 1 Juli 2015, saya tidak pernah punya antisipasi bahwa Kios KKLingkar.com akan didatangani oleh Personil Black Brothers. Walaupun dari jauh, walaupun barusan tiba, langsung ada waktu untuk mengunjungi sisi lain dari Jayapura, yaitu sisi Entrepreneurship di Tanah Papua. Kalau Black Brothers telah mengangkat jatidiri bangsa Papua, ras Melanesia dengan musik dan lagu-lagunya, dan Persipura mengangkat hargadiri dan martabat orang Papua dengan olahraga Sepak Bola, maka Kios-Kios KKLingkar.com di seluruh Tanah Papua sudah siap mengangkat harga diri, harkat dan martabat bangsa Papua, ras Melanesia, pertama-tama di Indonesia, dan kemudian di ASEAN dan kawasan Melanesia.

Memang pernyataan seperti ini pada saat ini kelihatannya tidak masuk akal, tetapi inilah fakta, yaitu fakta kemarin, fakta hari ini, dan fakta hari esok digabung menjadi satu, yaitu diwakili oleh Black Brothers untuk fakta kemarin, Persipura untuk fakta hari ini dan Kios KKLingkar.com untuk fakta yang sudah ada saat ini, tetapi akan disadari di hari esok, tidak lama lagi.

Menurut Ketua Koperasi Baliem Arabica, Ev. Selion Karoba, S.Th., sebagaimana terlibat di dalam foto bersama personil Black Brothers
Selama ini Persipura hanya menunjukkan keinginan, hanya terdengar di media, mereka senang Kopi Papua, teapi mereka tidak pernah kami temukan datang beli kopi Papua. Apalagi datang ke gubung seperti ini tidak pernah. Black Brothers yang sudah legendaris memang tahu persis bahwa hari esok ialah hari entrepreneurship Papua bicara, berbicara di kawasan Melanesia. 
Setelah kerjasama ekonomi kawasan ditandatangani antara pemerintah Indonesia dengan pemerintah PNG dan Kemenlu di Jakarta sedang merancang langkah untuk tindak-lanjut kerjasama, maka KSU Baliem Arabica lewat PAPUAmart.coom Group companies sudah siap sejak tahun 2015 untuk bekerjasama dengan Bank Papua, Kemenlu, Gubernur Papua dan pemerintah di kawasan Melanesia untuk membangun Kios-Kios model KKLingkar.com dan minimarket PAPUAmart.com
Ini sumbangan yang dapat diberikan kepada teman-teman di Melanesia. Kami sudah lama menghibur mereka lewat lagu-lagu Black Brothers and Mambesak, sekarang saatnya kita memberi mereka makan. Mereka butuh bantuan kita, barang produk Indonesia lebih murah dan lebih cocok bagi kebutuhan mereka.
Black Brothers, Persipura dan KKLingkar.com adalah tiga serangkai Papua, yang akan terus berkarya, mulai dari Jayapura, ke pulau New Guinea, ke Melanesia dan ke Dunia. Semoga Tuhan memberkati visi ini! Amin!

Saturday, 12 March 2016

KiosOn - PAPUAmart.com 3, Khalkote, Sentani, Papua

Kata-kata pengantar dari Ketua Koperasi Baliem Arabica terkait peluncuran KiosOn.com oleh PAPUAmart.com di Tanah Papua.

Tuesday, 8 March 2016

Black Brothers + KKLingkar.com = Kaka yang rambutnya Lingkar itu pasti Black

Tetapi, perlu dicatat, yang satu sudah legendaris, yang satunya lagi barusan lahir, belum merangkak juga. Lantas apa artinya pertemuan ini? Banyak orang pasti akan bilang, artinya nol, karena yang satu sudah tidak ada, dan yang satu hanya barusan lahir.

Tetapi paling tidak kita semua perlu melihat pertemuan ini sebagai satu buah cerita panjang, yang diceritakan oleh orang namanya "Papua" selama lebih dari 30 tahun ini, yaitu sebuah cerita yang dirangkum oleh Edo Kondologit, "Hitam Kulit, Keriting Rambut: Aku Papua!"

Itulah makna yang kita peting dari kunjungan ini dari sisi sosio-budaya, tetapi dari aspek bisnis tentunya kita harus berbenah diri, agar sejarah ketenaran yang membanggakan tidak hanya orang Papua tetapi seluruh Melanesia dan bahkan di kawasan Indonesia Timur ini dapat diikuti dengan pasti oleh PAPUAmart.com Group dalam membangun jaringan bisnis bermotifkan Melanesia, bernafaskan nilai-nilai dan filsafat orang Melanesia.

Black Brothers berbicara tentang Papua dan Melanesia dari sisi musik dan lagu, dan kami berjuang dengan sekuat tenaga agar PAPUAmart.com Group sebagai satu kebersamaan bisnis yang sedang dibangun oleh Koperasi Baliem Arabica dapat berbicara di tingkat Tanah Papua, kawasan Melanesia dan sampai ke Indonesia Timur juga, dalam rangka mengejar ketertinggalan, dan sekaligus dalam rangka memacu diri bertahan hidup di era globalisasi.

Akhirnya kita akan bertemu pada satu titik penjumlahan dengan rumus berikut:

Black Brothers + KKLingkar.com = Kaka yang rambutnya Lingkar itu pasti Black 

dan Kita Bersaudara dalam keber-sama-an itu



The Malenesian Pop Legend: Black Brothers Berkunjung ke BANANA Leaf Cafe Kampung Harapan, Sentani

Ketua Koperasi Baliem Arabica, Ev. Selion Karoba, S.Th.
bersama personil Black Brothers yang menjadi kebanggaan semua Kaum Melanesia.
Tepat pada HUT Kota Numbay/ Jayapura, yaitu 6 Maret 2016 masyarakat kota Jayapura / Port Numbay dihibur oleh klub kebanggaan orang Melanesia, yang sudah dikenal di seluruh dunia sebagai the Melanesian Pop Legend, Black Brothers rupanya sedang mencari para generasi muda yang ikut langkah misi mereka, "mengangkan identitas, harkat dan martabat orang Papua lewat musik dan lagu mereka." Mereka datang ke BANANA Leaf Cafe dan Kios KKLingkar.com di Jalan International Festival Danau Sentai, Khalkote, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura dan menyaksikan sendiri bahwa langkah mereka untuk mengangkat nama, jatidiri dan martabat orang Papua itu sedang disusul ramai-ramai oleh banyak generasi muda di Tanah Papua.

Salah satunya ialah dengan cara membuka warung BANANA Leaf Cafe yang menyajikan produk asli Tanah Papua dan Kios KKLingkar.com yang menjual produk unggulan Tanah Papua: Baliem Blue Coffee dan Minyak Buah Merah Papua.

Keluarga besar Bisnis Kopi Papua juga telah menyempatkan diri hadir dalam konser musik yang diselenggarakan oleh Black Brothers pada 6 Maret 2016 di Depan Gedung Kesenian Papua, Port Numbay atau saat ini disebut Jayapura.

Tentu saja pada saat Black Brothers keluar dari Tanah Papua, mereka meninggalkan banyak sekali harapan, dan juga turur membawa banyak harapan lainnya. Setelah personil Black Brothers lainnya sudah tiada, mereka yang tersisah balik lagi, melihat apakah harapan-harapan yang ditinggalkan itu masih ada di Kampung Harapan atau tidak!

Ternyata, harapan itu, MASIH ADA DI KAMPUNG HARAPAN, tepatnya di Jalan Internasional Festival Danau Sentani, Khalkote, Kampung Nolokla, Distrik Sentani Timur.

Kami dari PAPUAmart.com group berharap, biarlah harapan-harapan yang pernah mereka tinggalkan itu mulai membuktikan dirinya. Dan salah-satunya ialah kehadiran PAPUAmart.com group dengan segenap jarigan bisnisnya: minimarket PAPUAmart.com, kios KKLingkar.com dan Cafe BANANA Leaf, yang mempromosikan, memasarkan dan menjual Kopi Papua, Buah Merah Papua dan banyak produk Papua lainnya.

Salam Jumlah Black Brothers! Salam Jumpa di Kampung Harapan!, yang penuh dengan Harapan! berjumlah dengan harapan yang pernah ditinggalkan, disertai harapan yang dibawa pergi, tetapi kini dibawa kembali ke Tanah Papua, di Kota Port Numbay, dan di Kampung Harapan!

Thursday, 3 March 2016

Gubernur Papua Lukas Enembe memeriksa semua Mesin dan Peralatan Produksi Baliem Blue Coffee

Gubernur Papua Lukas Enembe memeriksa semua Mesin dan Peralatan Produksi Baliem Blue Coffee di Kampung Harapan, Belakang Jalan SPMA Sentani dan menyatakan "puas" dengan apa yang telah terjadi.

Sambil bergandengan tangan dengan Kepala Gudang produksi, Abolok Kano, Lukas Enembe ditunjukan satu per satu mesin goreng, mesin huller dan mesin giling serta mesin packaging, yang sangat sederhana, yang disediakan oleh KSU Baliem Arabica secara mandiri selama ini.

 Gubernur tiba-tiba tanyakan kapada pengurus atau anggota DPRD atau pejabat yang hadir di gudang, "Itu koperasi Namblong kita bantu berapa? Itukan kita biayai semua. Tetapi mereka sudah produksi begini ka tidak?" Jawabannya tentu "Tidak!" Gubernur kelihatan kesal, tetapi melanjutkan perjalanan ke mesin huller di belakang. Gubernur juga ditunjukkan secara singkat proses produksi Kopi.

 Kepala Gudang Produksi sendiri menunjukkan bahwa dirinya sendiri menggoreng, menggiling dan mem-pack kopi. Dan pada saat yang sama menyerahkan dua karton Baliem Blue Coffee kepada Ketua DPRP Yunus Wonda dan Gubernur Papua Lukas Enembe.

 Terlihat jelas Gubernur Papua tidak dapat melepaskan Kopi Papua buatan tangan sendiri ini, kopi terkenal selama ini sudah diekspor beberapa kali ke berbagai negara. Gubernur lalu menyatakan semua koperasi yang selama ini dibantu dan tidak berkembang perlu belajar dari KSU baliem Arabica dan perlu mengikuti langkah-langkah KSU Bailem Arabica kalau mau berkembang dan menjadi pengekspor. Diharapkan dengan pembelajaran ini dapat membantu koperasi-koperasi lain di Tanah Papua menjadi pemain dalam bisnis

KiosOn.com & PAPUAmart.com 1 February 8, 2016

Gubernur Provinsi Papua Lukas Enembe masuk ke Gudang Baliem Blue Coffee

Tanpa diduga, setelah Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe melakukan pertemuan dengan para pemilik Tanah ulayat dan penghuni kompleks pertanian dan peternakan Desa Nolokla, Kampung Harapan, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, Gubernur diundang oleh Kepala Gudang Baliem Blue Coffee Abolok Kano untuk masuk ke gudang produksi dan melihat tempat produksi satu-satunya produk unggulan Tanah Papua yang sudah berulang-kali di-ekspor ke pasar internasional ini. Setelah gubernur memberikan arahan agar masyarakat penghuni lokasi/ kompleks pertanian dan peternakan Kampung Harapan meninggalkan lokasi demi kepentingan even nasional PON ke 20 tahun 2020, ada dua orang diberi kesempatan untuk bertanya-jawab. Orang pertama ialah seorang Ondoafi dari Sentani Timur, dan kesempatan kedua ialah sang Kepala Gudang, Abolok Kano. Dalam penyampaiannya Kepala Gudang menyatakan,
Gudang Kopi Baliem Arabica, yang selama ini baik Gubernur maupun para Kepala Dinas di Tanah Papua bangga-banggakan kami sudah ekspor ke luar negeri sebagai indikasi keberhasilan pemerintah itu gudang produksinya akan digusur oleh kegiatan PON 20, tahun 2020 ini. Apakah Pak Gubernur pikir lebih penting PON 2020 yang hanya berlangsung sekian hari itu akan angkat harkat dan martabat orang Papua, dan akan memajukan orang Papua, ataukah kehadiran GUdang Kopi di Kampung Harapan ini yang selama ini menjadi kebanggaan kita semua? Kaka Gubernur juga harus tahu, bahwa semua penghuni di kompleks pertanian Kampung Harapan ialah Orang Asli Papua, tidak ada pendatang di sini. Dan kalau kaka Gub mau gusur ini semua, kami minta lokasi pemindahan yang jelas, dan sudah siap baru kami bisa disuruh keluar dari sini. Dan saat ini juga, Gubernur harus datang ke Gudang Baliem Blue Coffee saat ini, biar lihat sendiri, apakah mesin dan peralatan yang ada bisa dipindahkan atau tidak, agar langsung lihat sendiri yang selama ini dibangga-banggakan itu gudangnya seperti apa.
Mendengar ajakan itu gubernur langsung mencari dan memegant tangan Abolok Kano dan menuju ke Gudang BBCoffee (singkatan Baliem Blue Coffee) yang berjarak kurang dari 50 meter dari tempat pertemuan, yaitu di depan jemaat lokal Gereja GKI di Tanah Papua Kompleks Peternakan/ Pertanian Kampung Harapan. Ketua Koperasi Baliem Arabica juga sempat hadir dan memberikan keterangan lebih lengkap tentang situasi koperasi secara luas, mulai dari perkebunan kopi di pegunungan tengah Papua, pengolahan kopi, jual-beli, sampai kepada produksi dan pemasaran Kopi Papua. Menurut Ketua Koperasi kepada Gubernur Enembe, bahwa Koperasi Baliem Arabica telah membangun jaringan bisnis mulai dari kebun sampai ke cangkir Kopi. Dan bukan itu saja, mulai dari produksi sampai pemasaran juga telah ada jaringan bisnis yang jelas. Koperasi Baliem Arabica telah memiliki Unit Sales & Marketing lewat PAPUAmart.com, dan Unit Produksi lewat Baliem Blue Coffee serta Unit Penjualan BANANA Leaf Cafe, yang saat ini sedang dibangun di Pertigaan Jalan Post 7 Sentani, Jayapura, Papua.

Wednesday, 2 March 2016

KiosOn.com PAPUAmart.com 3 Khalkote, East Sentani, Jayapura, Papua

Pemasangan Banner KiosOn.com oleh Tim PAPUAmart.com di Jalan Internasional, Festival Danau Sentani, Khalkote, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua.

Ketua Koperasi Baliem Arabica sebagai pemilik PAPUAmart.com dan Manager Kios KKLingkar.com Usay Gombo sedang memasang Banner.



Bagi Anda yang mau bergabung ke Jaringan KiosOn.com, silahkan hubungi: papuamart@hotmail.com atau info@papua.ws atau SMS/Telepon: 082210183000

KiosOn.com and PAPUAmart.com on February 8, 2016

Penjelasan singkat dari Ketua Koperasi Baliem Arabica tentang KiosOn.com, e-Tailer pertama di Indonesuia yang menopang kegiatan jual-beli Koperasi dan UMKM di seluruh Indonesia.

Khusus untuk Tanah Papua bekerjasama dengan PAPUAmart.com

Saturday, 13 February 2016

Polandia akui tertarik kopi Papua


Antara Papua, Selasa, 9 Februari 2016 11:58 WIB, Pewarta: Hendrina Dian Kandipi

Konselor Pertama Bidang Divisi Promosi Perdagangan dan Investasi Kedutaan Besar Polandia untuk Indonesia di Jakarta, Romuald Morawski. (Foto: Antara Papua/Hendrina Dian Kandipi)
 "Kami sangat menyukai kopi Papua karena kualitasnya yang bagus sehingga jika boleh dapat diekspor ke Polandia," kata Romuald Morawski.

Jayapura (Antara Papua) - Konselor Pertama Bidang Divisi Promosi Perdagangan dan Investasi Kedutaan Besar Polandia untuk Indonesia di Jakarta mengakui pihaknya merupakan penggemar dan pengonsumsi kopi produksi Papua, sehingga berharap bisa mendapatkan komoditas tersebut.

Konselor Pertama Romuald Morawski yang merupakan Kepala Bidang Divisi Promosi Perdagangan dan Investasi, di Jayapura, Selasa, mengatakan, pihaknya berharap produksi kopi di Papua dapat diekspor ke Polandia.

"Kami sangat menyukai kopi Papua karena kualitasnya yang bagus sehingga jika boleh dapat diekspor ke Polandia," katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua terus mendorong produksi komoditi kopi di wilayahnya dengan perluasan areal penanaman, melakukan intensifikasi dan rehabilitasi lahannya.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Papua Jhon Nahumury, mengatakan pihaknya menargetkan tahun ini akan dibangun pabrik kopi di wilayah Lapago yakni di Kabupaten Jayawijaya dan wilayah Mepago tepatnya di Kabupaten Dogiyai.

"Di mana untuk pabrik kopi di Kabupaten Dogiyai rencananya berskala kecil atau hanya berupa industri rumah tangga," katanya.

Jhon menjelaskan setelah pembangunan pabrik kopi di Dogiyai, maka selanjutnya target mendirikan bangunan yang sama di wilayah Lapago Jayawijaya.

"Perluasan areal perkebunan kopi, tidak hanya fokus di kabupaten di mana pabrik itu didirikan, tetapi juga akan didorong di kabupaten lainnnya yang masuk dalam wilayah Lapago maupun Mepago," ujarnya. (*)
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2016

Wednesday, 27 January 2016

Terobosan Baru PAPUAmart.com: Kerjasama dengan KiosOn.com untuk Tanah Papua

PAPUAmart.com hadir sejak tahun 2013 di D.I. Yogyakarta dengan tujuan utama untuk menghadirkan produk khas Tanah Papua kepada konsumen di seluruh dunia dan memfasilitasi para produsen dan pengrajin di Tanah Papua.

Dalam Halaman "Tentang PAPUAmart.com" disebutkan bahwa PAPUAmart.com ialah:

  • Pasar Online artinya siapa saja dapat datang kePAPUAmart.com untuk menjual atau membeli secara Online;
  • Pasar Offline berarti siapa saja dapat datang kePAPUAmart.com untuk menjual atau membeli secarae Offline;
  • Pasar Barter maksudnya siapa saja dapat datang ke PAPUAmart.com untuk menukar-belikan atau menukar-jualkan atau menukar produk yang dimilikinya secara Online ataupun Offline;
  • Produk spesialti artinya produk yang memiliki ciri khas asal-usul produk yang jelas, sekaligus memiliki arti budaya lokal di mana produk tersebut dibuat. Contohnya Kopi Arabika Papua sebagai produk Kopi Spesialti Papua dan Gudeg sebagai makanan spesialti Yogyakarta.
 Dalam penjelasan "Tentang KiosOn.com" dijelaskan sebagai berikut:
PT Kioson Komersial Indonesia adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bisnis penjualan online yang menggandeng para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, khususnya yang berada di kota-kota lapis kedua di seluruh Indonesia, sebagai mitra dengan produk layanan E-Commerce Kioson. Kioson merupakan perusahaan E-Commerce pertama di Indonesia yang melibatkan pedagang UMKM melalui sistem belanja online yang aman dan menguntungkan dengan menyediakan perangkat tablet sebagai sarana bertransaksi.
Herannya, pertengahan 2015 toko Online PAPUAmart.com yang dibentuk tahun 2015 meluncurkan Toko Offline-nya, yaitu minimarket PAPUAmart.com di Jalan Raya Sentani, Jayapura, Papua, dan pada waktu yang bersamaan KiosOn.com diluncurkan di Jakarta. Jadi selain visi dan tujuan pendirian kedua usaha ini sama, keduanya juga diluncurkan pada waktu / bulan dan tahun yang sama.

Dari situs KiosOn.com disebutkan
Tagline “Semua Bisa Online” menggambarkan sistem kerja Kioson yang berelasi dengan semua pihak, baik supplier, retailer maupun pelanggan untuk dapat melakukan transaksi secara online.
Inilah sebuah sistem Toko Online dan Toko Offline seperti yang diimpikan perintais Toko Online Papua, Jhon Yonathan Kwano sejak tahun 2013, yaitu sejak Kwano diangkat oleh KSU Baliem Arbaica untuk menjadi Manager Marketing & Sales KSU Baliem Arabica.

Pada tanggal 27 January 2016 telah dilakukan sebuah perintisan usaha, yaitu pembelian paket 10 Outlet untuk pengembangan KiosOn.com di Tanah Papua bekerjasama dengan PAPUAmart.com sebagai minimarket dan Kios KKLingkar.com.

Mulai hari ini pula telah secara resmi PAPUAmart.com menjadi pemain dalam pengembangan kantor-kantor cabang dan titik-titik distribusi/ outlet penjualan KiosOn.com di Tanah Papua.

Menurut Jhon Kwano,
Mimpi saya tahun 2013 untuk membawa produk Papua terbang tinggi, melampaui semua kendala dan rintangan isolasi geografis, kekurangan fasilitas transportasi dan komunikasi kini sudah semakin jelas terwujud. Kita tidak perlu tunggu Joko Widodo memulai dan menyelesaikan pembangunan Rel Kereta Api di Tanah Papua untuk menyatakan isolasi telah dibuka di Provinsi Papua dan Papua Barat. Dengan produk KiosOn.com ini, kini isolasi itu telah terbuka. Sispapun dari kampung dan hutan di Papua, sudah dapat langsung membeli produk dari luar Tanah Papua, dan juga dapat secara langsung menjual produknya sendiri kepada pembeli di seluruh dunia.

Tuesday, 12 January 2016

PAPUAmart.com dan BaliemBlueCoffee.com di Tokopedia.com dan Bukalapak.com

KSU Baliem Arabica lewat Unit Marketing & Sales (PAPUAmart.com) pada tahun 2016 ini meluncurkan situs-situs di Marketplace yang ada di Indonesia, yaitu pertama-tama di bukalapak.com dan kemudian di tokopedia.com

  1. www.bukalapak.com/bbcoffee/
  2. www.bukalapak.com/papuamart/
  3. www.tokopedia.com/kopipapua/
  4. www.tokopedia.com/bbcoffee/
  5. www.tokopedia.com/papuamart/
Pada bulan Februari 2016 ke atas akan diluncurkan pula di situs marketplace Online lainnya yang ada di Indonesia.

Peluncuran untuk target Pasar ASEAN akan dirintis pada tahun 2017. Menurut Jhon Yonathan Kwano sebagai Manager Marketing & Sales bahwa penjualan ke pasar ASEAN harus dibarengi dengan investasi dan pengembangan kopi Papua yang cukup untuk mensuplai ke pasar ASEAN.

Menurut Kwano,
KSU Baliem Arabica perlu lakukan extensifikasi dan diversifikasi produksi kopi, dan juga lahan produksi, karena MEA menuntut dan bahkan memaksa koperasi untuk harus bergerak cepat di tahun ini, dan paling lambat tahun depan untuk menghilangkan berbagai macam alasan seperti lampu mati, Internet tidak bisa nyambung, isolasi tidak bisa tembus dan sejenisnya. Pasar MEA tidak perduli dengan itu. Kita harus pacu.

Mudah-mudahan roh dan semangat ini disambut oleh seluruh jaringan produksi dan bisnis Kopi Papua yang ada saat ini, yaitu di Wamena, Jayapura, Manokwari, Jakarta dan Yogyakarta.

Sunday, 10 January 2016

Toko Online di Indonesia Masih Harus Mengatasi Masalah: Trust Antara Penjual dan Pembeli

Dalam salah satu artikel saya atau catatan saya di Facebook.com, saya, Jhon Yonathan Kwano, pernah mengatakan bahwa kndala terbesar yang dihadapi orang Papua dalam menjalankan toko Online ialah karena Orang Papua tidak percaya, atau belum berani percaya kepada penjualan-penjualan di Toko Online.

Sejak akhir tahun 2013 saya mulai pindah ke pulau Jawa dan memulai sebuah Toko Online bernama PAPUAmart.com. Dalam perjalanan waktu hingga tahun 2016 ini, saya mendapati bahwa sebenarnya tingkat kepercayaan antara penjual dan pembeli Online itu berimbang. Masih ada gap "trust" antara penjual dan pembeli Online.

Selama berjualan secara Online baru saya temukan, bahwa banyak calon pembeli tidak percaya kalau saya yang punya Toko Online adalah benar-benar manusia, dan benar-benar ada di alamat yang saya tulis di situs Toko Online saya. Jangankan saya suruh calon pembeli percaya saya adalah orang Papua, keberadaan saya sebagai penjual nyata-pun masih diragukan. Kebanyakan calon pembeli mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengarah ke kunjungan langsung secara fisik ke Kantor Pusat PAPUAmart.com

Ada satu perusahaan Kopi terbesar di Jakarta Pusat malah mau datang ke gudang saya di Jakarta Selatan. Walaupun saya sudah datang ke kantornya, dia masih mau datang ke gudang saya.

Pada saat orang epsan, tiba-tiba saya juga mendapati diri bertanya kepada diri sendiri, "Apakah ini benar-benar orang jujur? Apakah benar-benar mereka akan bayar kopi ini?" dan pertanyaan sejenis. Sebagai tanggapannya saya selalu meminta calon pembeli untuk mengirimkan uang terlebih dahulu sebelum saya kirimkan barang. Kalau pesanannya dalam jumlah 100 kg ke atas maka saya biasanya minta dibayarkan 50% dulu baru saya akan kirim barangnya.

Dengan jalan keluar begini-pun, masih saja ada orang yang menanyakan kepada saya berkali-kali, "Apakah kopi akan dikirim? Kapan? Hari atau jam berapa? dan pertanyaan agak lucu lainnya yang pada intinya mau membantu diri mereka meyakini bahwa kopinya akan dikirim.

Interaksi seperti saya gambarkan di sini bertujuan untuk menunjukkan bahwa tingkat prosentasi "trust" antara pebisnis dan konsumen Toko Online di Indonesia masih harus menunggu beberapa tahun atau beberapa proses lagi utnuk akhirnya tiba kepada tingkatan hubungan yang sewajarnya dan sepatutnya.

Saya, Jhon Yonathan Kwano hanya kuatir, dalam era Pasar ASEAN yang telah dimulai Desember 2015 ini akan berakibat kekalahan di pihak kita di Indonesia, karena kebanyakan orang akan lebih percaya kepada pembeli dan penjual non-Indonesia daripada percaya kepada orang penjual dan pembeli orang Indonesia sendiri.

Saya selalu mengutip apa yang pernah dikatakan mas Gito, "Di Indonesia ini, Malaikat-pun dicurigai." Hanya kalau tingkat "trust" antara pembeli dan penjual di Indonesia bertumbuh, maka kita bertepuk dada untuk menyatakan siap bersaing di pasar tingkat manapun.

Tantangan buat saya sebagai pengusaha Toko Online pertama dari Tanah Papua ialah membangun dan memelihara trust dari para pembeli di mana saja Anda berada. Untuk membangun rasa saling percaya itu, kami mendekatkan diri keapda para konsumen di seluruh Indonesia. Untuk itu, pada saat ini kami sudah memiliki Unit Penjualan Kopi Papua di alamat dan tempat sebagai berikut

  1. Kantor Pusat PAPUAmart.com di Jl. Bedreg No. 39, RT/RW: 08/41, Sambilegi, Maguwoharjo, DEPOK 55282, Sleman, D.I. Yogyakarta
  2. Minimarket PAPUAmart.com di Jayapura: Jl. Raya Sentani - Abepura, Hawai, No. 05 Sentani Kota Kabupaten Jayapura 99352 Provinsi Papua
  3. PAPUAmart.com Jakarta Jl. Muhammad Kahfi 1, Gg, Nila No. 75 Kel. Ciganjur Kec. Jagakarsa Jakarta Selatan SMS: 0856-9135-0287 (Mas Gito) dan 
  4. PAPUAmart.com Jakarta Jl. Muhammad Kahfi 1. Gang Ciremai, RT. 01/04 No. 7 Kel. Cipedak Kec. Jagakarsa Jakarta Sekatan SMS: 0822-1018-3000 (Mas John)
  5. PAPUAmart.com Manokwari: Jl. Poros Manokwari - Sorong, Kampung Mantedi, Distrik Masni, Manokwari, Papua Barat.
Dengan demikian siapapun boleh datang berkunjung dan kami lebih mengutamakan para konsumen yang telah kami kenal secara fisik/ pribadi.

Sunday, 3 January 2016

Komitmen Kami Kopi Papua Standard Export (Grade A) untuk Konsumsi di Indonesia

Dalam mengulas semua perjalanan dan perombakan besar-besaran yang telah terjadi dalam bisnis Kopi Papua pada tahun 2015 telah dibahas beberapa cerita sukses KSU Baliem Arabica tahun 2015. Pertama dan terutama ialah perubahan menejemen bisnis Kopi Papua dengan pembentukan PAPUAmart.com sebagai Unit Sales dan Marketing yang terpisah dan berfokus utama memasarkan dan menjual Produk Spesialti Papua, terutama Kopi Papua dan Buah Merah Papua.

Kedua ialah pendirian minimarket PAPUAmart.com di Jalan Raya Sentani, Hawai No. 05, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua sebagai minimarket 24-Jam pertama di Tanah Papua, yang dimiliki 100% oleh Orang Asli Papua, tanpa pinjaman, atau hibah dari siapapun juga tetapi murni dari hasil penjualan Kopi Papua sejak tahun 2007 - 2015.

Ketiga, bahwa di akhir tahun 2015 telah dimulai pendirian minimarket PAPUAmart.com di Wamena, sebagai pusat kota di Pegunungan Tengah Tanah Papua.

Keempat, bahwa telah dibuka Gudang Penyimpanan Kopi Biji Hijau Wamena Arabica Single Origin di DKI Jakarta per tanggal 1 Desember 2015, bertempat di Ciganjur, dekat Rumah Alm. Abdurrahman Wahid.

Kemajuan keenam yang tidak boleh dilupakan ialah magang Calon Barista Papua di Jakarta Coffee House, Jalan Cipeta Raya No. 02, di mana selama pertengahan Desember 2015 sampai pertengahan Januari 2016 ada dua putra-putir Papua yang saat ini sedang magang di sini belajar untuk menjadi Barista di Tanah Papua.

Jhon Yonathan Kwano sebagai petugas yang diberikan taunggungjawab sebagai Direktur Papua Mart atau dalam organisasi Koperasi disebut Unit Sals & Marketing KBA, menyatakan beberapa hal penting sebagai garis kebijakan PAPUAmart.com sebagai Toko Online Pertama dari Tanah Papua dan sebagai minimarket Pertama milik OAP di Tanah Papua bahwa
  1. Semua Kopi Green Beans Wamena Single Origin yang didistribusikan oleh PAPUAmart.com ke seluruh pelanggan di Indonesia ialah Green Beans Grade A (Standard Export), dengan Ready Stock F.O.B Jayapura, F.O.B Yogyakarta dan F.O.B Jakarta;
  2. Semua pelanggan Kopi Papua yang lama akan dikunjungi satu per satu oleh Jhon Yonathan Kwano untuk terus menjalin hubungan secara langsung antara produsen dan pelanggan Kopi Papua di seluruh Indonesia pada tahun 2016 ini.
  3. Akan dikembangkan Toko Online ke me Marketplace lain yang ada di Indonesia, seperti bukalapak.com dan tokopedia.com sehingga dapat menjangkau lebih banyak lagi pelanggan dan akan merombak situs Toko Online Pertama dari Tanah Papua: PAPUAmart.com ke format yang berbeda.
  4. Telah diuncurkan layanan selain penjualan Kopi secara Online, yaitu dengan mempersembahkan penjualan Tiket dan Pulsa lewat papua.click dan tiketpapua.com. Kedua situs ini telah dirancang di akhir tahun 2015 bekerjasama dengan perusahaan pencarian tiket dan penjualan tiket terbesar di Indonesia dan di Asia Tenggara sehingga memudahkan orang Papua untuk membeli Tiket Pesawat, Tiket Kereta Api dan menyewa Mobil dari bandara ke tempat penginapan, dan bahkan dapat dibantu untuk memesan tempat penginapan di manapun di seluruh Indonesia.
  5. Selaina penjualan Kopi dan Tiket, PAPUAmart.com juga telah meluncurkan situs Online untuk BuahMerahWamena.com dan bisnis Buah Merah Papua.
Masih menurut Kwano,
Kami bertugas menyelenggarakan kegiatan bisnis berbasis lokal, tetapi berorientasi global. Itu visi/misi kami. Kami dipaksa oleh perubahan regional MEA dan perubahan global, di mana Presiden Joko Widodo sebagai pengusha sedang memacu kita semua untuk bergerak cepat,merombak cara kita melihat diri kita, melihat dunia kita dan melihat makhluk lain, dan dengan perspektif baru ini kita maju bersaing di pasar ASEAN. 
Kami tidak punya waktu berbasa-basi, duduk berkomentar dan mengkritik. Kami sudah ada di dalam lautan lepas, dan kami harus berusaha berenang menepi. Itu kenyataan yang harus kita hadapi. Karena itulah, PAPUAmart.com sebagai ujung tombak atau icon promosi dan penjualan produk spesialti Papua berupaya keras di tahun 2016 ini membangun pusat promosi produk unggulan Papua di Jakarta.
Dengan basis titik penjualan dan peluncuran situs-situs Toko Online dan penjualan tiket dan pulsa serta PPOB secara Online, maka semua jaringan PAPUAmart.com di seluruh dunia dapat melakukan jual-beli tiket, jual-beli pulsa, dan jual-beli tagihan-tagihan telepoin, listrik, game, dan sebagainya secara Online langsung dari tempat di mana agen PAPUAmart.com berada, di kampung, di hutan, di kota, di dalam negeri, di luar negeri.

Kwano melanjutnya
Ini bukan zamannya orang Papua duduk mencari-tahu kambing-hitam sebagai penyebab keterbelakangan, keterisolasian dan ketertinggalan orang Papua dan wilayah Papua. Ini saatnya OAP sendiri maju dan bergerak. Kita tidak punya juruselamat dari mana-mana datang selamatkan ekonomi orang Papua, tanpa orang Papua sendiri bangkit untuk mandiri, juruselamat ekonomi Papua tidak akan pernah ada.Ini soal perut, soal hidup-mati, semua orang ada dibuk urus perut masing-masing. 
Pasar MEA merupakan peluang besar bagi OAP dan Tanah Papua untuk melibatkan diri dan mengambil keuntungan sebesar-besarnya. PAPUAmart.com sudah melihatnya, dan PAPUAmart.com sudah mengambil langkah-langkah awal dalam rangka memanfaatkan peluang-peluang dimaksud.
Diharapkan tahun 2016 ini menjadi tonggak bersejarah lanjutan dari tahun 2015, dengan berdirinya layanan distribusi dan penjualan Produk Spesialti Papua secara meluas dan mengglobal lewat PAPUAmart Group.