Thursday, 15 January 2015

Harga Kopi Papua Rp.120.000,- per kg, Mohon Dukungan Pengusaha dan Penikmat Kopi di Indonesia


Kopi Papua (sementara ini hanya jual Wamena Arabica SIngle Origin) dengan harga Rp.120.000,- per kg/ dengan minimal order 20kg. Kalau pesan 50kg kami kasih Rp.115.000,-

Mohon pengertian bahwa kami dari Papua sangat tertekan oleh biaya transportasi yang "MELAMBUNG TINGGI" gara-gara Presiden Jokowi menaikkan harga BBM dan hampir kami bangkrut, atau bubar, tetapi Rapat Anggota Koperasi mendorong kami untuk bertahan sedikit. Jadi kami mohon pengertian semua penguasaha dan penikmat Kopi di Indonesia untuk membantuk kami "menghargai" biaya yang kami tetapkan ini dalam rangka mempertahankan usaha kami dari situasi darurat.

Mulai dari tanggal 1 Januari 2015, kami lakukan perubahan harga Green Beans.
Sementara pada tanggal yang sama pula, kami tambahkan produk baru, yaitu Freshly Roasted Beans berbagai Specialty Coffees dari Indonesia

Sunday, 4 January 2015

PAPUAmart.Com Dan JakartaCoffeeHouse.Com Menghadirkan Freshly Roasted Indonesian Coffee


Atas berkat kerjasama PAPUAmart.com milik KSU Baliem Arabica dengan 

JAKARTACoffeeHouse.com kini kami hadirkan Kopi dari Seluruh Indonesia, Kopi Arabika, Kopi Organik dalam bentuk “Freshly Roasted” kepada para pecinta Kopi Indonesia dan pelanggan kami sekalian.

Freshly Roasted Arabica Beans yang disebut oleh Jakarta Coffee House sebagai “Kopi Lokal” ini kami persembahkan kepada para pecinta, penikmat dan pedagang Kopi di Indonesia untuk dihargai, bukan sekedar diperjual-belikan, tetapi terlebih “appreciated”.

Kami menekankan “apresiasi” (Penghargaan) kepada Kopi Lokal yang mengandung makna kebanggaan Kopi Lokal, Kebanggaan karena dibeli dan dinikmati oleh masyarakat setempat daripada bangga karena diekspor atau dibeli oleh orang asing. Tentu saja tantangan promosi kebanggaan produk sendiri tidak-lah mudah, tetapi untuk jangka panjang harus dirintis dari sekarang bahwa harga Kopi Patut dan Pantas dihargai oleh orang di dalam negeri sendiri sebelum orang asing menghargainya.

Contoh yang palng jelas, Kopi Papua menjadi termahal kedua setelah Kopi Luwak bukan hanya karena citarasanya yang khas, tetapi memang secara kodratnya biaya produksi Kopi Papua tidak-lah rendah. Baik dari kebun sampai ke gudang dan penjualannya di luar Tanah Papua diangkut dengan Kapal Terbang. Bisa terjadi kalau BBM terus melambung di era Pemerintahan sekarang maka Kopi Papua punya harga akan melambung juga. Akan tetapi semua pemain dan penikmat kopi di Indonesia patut “mengapresiasi” kenaikan harga dimaksud karena itu terjadi di luar kendali Koperasi Serba UsahA Baliem Arabica sebagai produsen terkemuka dan eksportir tunggal Kopi Papua sekaligus Koordinator OVOP (One Village – One Product) Papua saat ini.

Atas kerjasama PAPUAmart.com dan JAKARTACoffeeHouse.biz, maka kini masyarakat Indonesia di Jawa Tengah, Yogyakarta dan Bali, bahkan di Tanah Papua dapat menikmati Kopi Sangrai dari seluruh Indonesia yang di-sangrai di JakartaCoffeeHouse.biz dan didistribusikan oleh PAPUAmart.com