Thursday, 19 April 2018

PAPUAmart.com Mengundang Anda untuk Berinvestasi sebagai Retailer dan Reseller di Tanah Papua

PAPUAmart.com Group Companies, yaitu pusat jual-beli produk Tanah Papua secara Online pertama didirikan tahun 2013 dengan ini mengundang anda semua untuk mengambil bagian dalam usaha-usaha PAPUAmart.com Group Companies dengan berbagai tingkatan dan jenis keterlibatan, yaitu

  1. Pertama, Anda diundang untuk menjadi penyumbang secara sukarela, memberikan sumbangan kepada usaha-usaha KSU BaliemArabica.com
  2. Kedua, Anda diundang untuk menjadi investor yang akan mendapatkan bagian keuntungan setiap tahun sesuai dengan besarnya investasi yang Anda berikan. Perhitungan besarnya keuntungan akan dihitung secara detail oleh Team Investasi dan akan diumumkan dalam blog ini.
  3. Ketiga, Anda bisa menjadi investor tanpa nama, yaitu memberikan dana tetapi tanpa harus terlibat sebagai penerima keuntungan usaha. Ini dapat dikatakan seperti sebuah "hibah" yang diberikan kepada KSU BaliemArabica.com untuk mengembangkan usaha-usahanya.
Selain peluang investasi, kami juga memberikan peluang kepada siapa saja di seluruh dunia untuk menjadi reseller, agen atau distributor produk-produk KSU BaliemArabica.com berupa Kopi Papua, Kakao Papua, Minyak Buah Merah (Tawy) Papua dan handicrafts dari Tanah Papua berupa noken, gelang, dan sebagainya.

Selain itu, Anda juga bisa menjadi agen-agen kami dengan produk sebagai berikut:
  1. Agen Penjualan www.tiket.pw (tiket online, pembayaran tagihan, pembayaran cicilan pinjaman, jual-beli pulsa online), dan agen tiket perjalanan internasional: www.jetradar.click
  2. Agen penjualan kamar hotel Online lewat www.agoda.com dan lewat TravelPayouts di www.jetradar.space
  3. Agen penjualan tiket dan kamar hotel di www.jalanjalan.top, www.gomelaneisa.com, www.compareflightsandhotels.com
Bilamana ada kesulitan memproses pembayaran dan booking, kami siap membantu di semua Kios KKLingkar.com dan Minimarket PAPUAmart.com

Yang berminat silahkan hubungi kami:
  • papuamart@gmail.com
  • SMS/WA: 082210183000
  • Minimarket PAPUAmart.com, Jl. Raya Sentani, Hawai, (samping Abon Gulung Hawai), Kab. Jayapura, Papua.
  • Baliem Blue Coffee Yogyakarta, Jl. Bedreg No. 39, Maguwoharjo, Depok, Sleman, DI Yogyakarta

Friday, 6 October 2017

Bisnis Online Gerogoti Pasar Konvensional

Liputan6.com, Jakarta Satu per satu gerai atau toko ritel lokal maupun asing tumbang. Beberapa perusahaan pun di ambang kebangkrutan. Mulai dari 7-Eleven, Matahari Departement Store, Nyonya Meneer, sampai yang terbaru raksasa ritel mainan global Toys "R" Us yang terlilit tumpukan utang.
Ekonom sekaligus Rektor Universitas Paramadina, Firmanzah menilai, ekonomi dunia saat ini berada pada fase transformasi bisnis yang cukup radikal. Transformasi ini mengarah pada teknologi yang membawa perubahan besar sehingga fenomena runtuhnya bisnis konvensional terjadi di dalam maupun luar negeri.

"Ekonomi dunia sekarang berada pada transformasi bisnis yang radikal. Di kurva ekonomi, tidak lagi moving along to curve, tapi ke shifting (pergeseran). Yang membuat shifting adalah teknologi, sehingga mengubah proses bisnis yang terjadi saat ini," katanya saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Rabu (20/9/2017).

Firmanzah menjelaskan, kehadiran teknologi informasi maupun komunikasi telah membabat keberadaan toko ritel konvensional yang selama ini menjadi perantara antara produsen dan konsumen, seperti supermarket, hypermarket. Tak heran, toko online (e-commerce) semakin menjamur.

Lanjutnya, toko online tumbuh subur karena didukung berbagai faktor, di antaranya biaya internet yang murah, penetrasi ponsel pintar (smartphone) yang cukup tinggi di masyarakat, sistem logistik yang semakin andal, sistem pembayaran terpercaya.

"Faktor-faktor ini yang meningkatkan transaksi e-commerce. Bahkan ada yang menyebut, e-commerce kita akan mendominasi penjualan ritel pada periode 2030," ucap mantan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia itu.

Firmanzah mengaku, keberadaan teknologi pun sudah menguasai sektor perbankan. Data terakhir di Eropa menyebut, ada sekitar 45 ribu kantor cabang bank ditutup karena perubahan pola nasabah dalam bertransaksi maupun mencari informasi. Semua tergantikan oleh internet banking, dan layanan online perbankan lainnya.

"Di Indonesia pun sudah jarang kan ke kantor cabang, sehingga transaksi internet banking melonjak tinggi. Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun mendorong cashless society berbasis teknologi," tuturnya.

"Ada yang menyebut destruktif, dislokasi, tapi saya bilang ini adalah tranformasi bisnis yang cukup radikal," tegas Firmanzah.

PAPUAmart.com di Tanah Papua

Minimarket 1 di Tanah Papua
Jl. Raya Sentani - Abepura, Hawai, No. 05 Sentani Kota, Kabupaten Jayapura 99352, Provinsi Papua
Phone: +62(0)967-592677
Mobile/SMS: +62(0)822-2066-2277; +62(0)812-8610-1000; +62(0)82113646488
Email: papuamart@gmail.com; papuamart@yahoo.com

Minimarket 2 di Tanah Papua
Pertigaan Jalan Post 7, Sentani 99352, Kab. Jayapura, Provinsi Papua
Mobile/SMS: +62(0)822-2066-2277
Email: info@baliemarabica.com