Thursday, 6 July 2017

Batas Waktu Processing di Bukalapak.com dan Tokopedia.com Merugikan Saya, karena itu Saya Stick dengan PAPUAmart.com

Dengan hormat saya mau sampaikan kekecewaan saya yang utama di sini, berjualan di Bulakapak.comd an Tokopedia.com, di mana dalam paket mereka kita dipaksa untuk membatasi waktu untuk menanggapi sebuah pesanan.

Saya sudah mengalami kerugian karena tidak sempat mengirimkan pesanan, kok pesananan yang ada sudah dibatalkan. Saya di Papua biasanya jarang punya akses ke Internet, sering mati lampu sampai malam baru lampu jalan, akses internet saja loading berjam-jam baru bisa, lalu kalau pakai Mobile Phone juga 99% daerah di Tanah Papua tidak punya akses 3G, jangankan 4G, jadi aksesnya sangat lambat.

Saya sering berulang-ulang mengakses, tetapi gagal dan gagal. Sampai saya sudah mengakses dan berhasil login, apa yang saya dapatkan "Selesai", "Dikembalikan" dua-duanya tercetak di bawah halaman penjualan saya.

Bukalapak.com, Selesai Dikembalikan
Memang dari sisi Bukalapak.com dan Tokopedia.com mereka punya maksud baik untuk mendidik kita sebagai pelapak agar secepatnya bergerak, tetapi memang juga mereka lupa, bahwa Indonesia secara utuh tidak-lah seperti yang dibayangkan dan diharapkan di Jakarta dan sekitarnya.

Negara belum mampu menyediakan seluruh fasilitas infrastruktur yang memungkinkan kita semua berbisnis secara Online dalam kecepatan dan irama yang sama.

Oleh karena itu, kalau boleh saya ajukan permintaan kepada Bukalapak.com dan Tokopedia.com supaya memikirkan kebijakan khusus untuk para pelapak dari Tanah Papua dan sekitarnya, yang punya akses Itnernet kategori terburuk di Indonesia., yang punya kartu telepon Indosat dan Telkomsel dan lainnya juga dengan nomor kode dan tagihan harga pulsa yang lebih mahal, yang mengalami kerugian karena semua fasilitas yang serba terbatas.

Solusi yang paling bisa dari saya sebagai pelapak, saya sudah menempatkan satu orang petugas di Yogyakarta saat ini untuk menangani penyelesaian Toko Online, tetapi masalah lain juga muncul, yaitu penyampaian barang kalau dari Jayapura masih lama, melebihi batas waktu Bukalapak.com dan Tokopedia.com, maka sama saja resikonya, proses pembelian dianggap selesai dan uang dikembalikan kepada pembeli.

Di sini bukan masalah akses internet lagi, tetapi masalah kargo.

Saya pernah alami, barang sudah saya kirim, proses masih berjalan, tetapi ternyata sudah dibatalkan oleh toko online, sehingga saya harus minta pembayaran di luar toko Online Tokopedia atau Bukalapak.

Ngeri juga sebernarnya, resikonya bisa parah kalau dalam jumlah uang besar, kalau berjualan di Tokopedia.com atau Bukalapak.com

Maka itu solusi yang saya ambil saat ini ialah membuat Toko Online sendiri,biar pesananannya makan 1 bulan juga saya bisa proses, biar pengiriman dari Jayapura memakan waktu 2 minggu juga saya bisa memprosesnya.

Apa di luar sana ada pengalaman mirip? Ya beragi!

Saturday, 24 June 2017

PAPUAmarket.com Diluncurkan Sebagai Bagian dari Pengembangan E-Commerce Tanah Papua

KSU Baliem Arabica melalui Unit Promosi, Pemasaran dan Penjualan Online dengan bangga mempersembahkan salah satu wujud layanannya, yaitu satu lagi Titik Pembelian Produk Online, turunan dari Toko Online Perintis dan Terkenal di dunia, www.amazon.com.

Tampilan Halaman Depan Atas dari PAPUAmarket.com
Lewat situs PAPUAmarket.com, kini siapapun Anda yang mengunjnungi PAPUAmart.com secara Online maupun Online dapat berbelanja secara Online, barang-barang produk asing apa saja, untuk kepentingan pribadi, instasi, perusahaan, organisasi, apa saja, mulai dari kebutuhan rumah tanggal, piknik, buku, kesehatan, sampai kebutuhan-kebutuhan kosmetik dan kebugaran.

Perusahaan toko online yang berkantor si Seattle, Washington, Amerika Serikat ini dibangun berdasarkan analisis yang sangat mendalam. Bozes melihat peluang yang sangat besar sekali dengan perkembangan dunia internet yang akan terjadi di masa mendatang. Dan terbukti sekarang perusahaannya sudah sangat berkembang pesat. Pada awalnya, Bozes merinci ada 20 daftar nama barang yang akan dipasarkannya tapi kemudian dipersempit menjadi 5 saja yang akan dipasarkan dan dianggap sangat menguntungkan. Kelima produk tersebut yaitu buku, software komputer, video, hardware komputer, dan compact disc. Dari lima daftar ini akhirnya Bozes memutuskan untuk menjual buku secara online pada mulanya. Pada awal penjualan di amazon.com berupa buku ini mengalami perkembangan yang pesat karena ketika itu permintaan buka sangat banyak.{https://vccmurah.net/blog/apa-itu-amazon-com-sejarah-perkembangan/>
Sekarang Amazon.com hadir untuk masyarakat Papua dan Melanesia, di manapun Anda berada, tinggal kunjungi situs ini, atau datang ke minimarket PAPUAmart.com dan karyawan kami akan membantu Anda berbelanja.

Kaim perlu sampaikan bahwa proses operasi toko Online PAPUAmart.com, sebagai Amazon.com masyarakat Melanesia akan beroperasi secara aktif mulai 31 Desember 2017, yaitu pada peringatan HUT pendirian Kantor Pemasaran Kopi Papua (PAPUAmart.com) di Jakarta, dan sekaligus sebagai HUT Pasar BEBAS ASEAN sejak diberlakukan tanggal 31 Desember 2015.

Dalam memperingati Pasar Bebas ASEAN ini, kami dari Tanah Papua mengarah ke Melanesia, Pasar Melanesia dan Pasar Global, secara Onlien untuk terhubung dengan produk global.

Link Lain


  1. Papua Amazon Blogspot
  2. West Papua Amazon

Minimarket 1 PAPUAmart.com Sentani Mendapat Kunjungan dari Bank BRI Cabang Sentani Kota

Dengan tujuan yang sama dengan kedatangan utusan Bank Sinarmas seperti yang kami ceritakan sebelumnya, kedatangan utusan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) ke PAPUAmart.com terjadi sebagai tindak-lanjut permintaan dari PAPUAmart.com agar dipasangkan EDC (Electronic Data Capture) dan permohonan kami menjadi agen BRI di tempat-tempat usaha PAPUAMart.com. Pada beberapa hari sebelumnya juga PAPUAmart.com berkunjung ke Kantor BRI Cabang Sentani di dekat pertigaan Jalan Post 7 Sentani untuk memintakan pelayanan KUR.

Selama pembicaraan yang berlangsung sekitar 1 jam ini telah terjadi komunikasi tentang syarat-syarat untuk mendapatkan KUR. Ternyata jauh berbeda daripada yang digembar-gemborkan di media masa. KUR harus punya syarat-syarat yang sangat ketat dan sangat detik. Menurut bayangan saya, Jhon Yonathan Kwano, KUR diberikan tanpa syarat, begitu melihat Akun Bank dari PAPUAmart.com dan pembukuan sudah dapat dicairkan. Padahal tidak demikian. Harus ada BPKB Mobil, harus ada Kartu Keluarga, dan segala macam tetek-bengeknya, sama saja dengan Kredit Bank Biasa. Jadinya saya berkesimpulan sebenarnya letak kesalahannya di mana? Apakah pemerintah yang salah paham dan salah bahasa di media, mulai dari Joko Widodo sampai Lukas Enembe ataukah yang salah itu sebenarnya Bank BRI sendiri?

PAPUAmart.com sejak didirikan memang menggunakan semua fasilitas bank dan jasa pelayanan dari Bank Mandiri, tetapi Bank Mandiri sendiri belum punya inisiatif seperti yang dilakukan Bank Sinarmas dalam menanyakan dan menawarkan jasa dari Bank Mandiri sehingga kami dari PAPUAmart.com juga tidak bersikap mengemis ke sana-kemari. Sepatutnya kalau Bank melihat kegiatan bisnis dan mereka sendiri bersebelahan dengan PAPUAmart.com, maka mereka berkewajiban menawarkan fasilitas yang tersedia di bank mereka. Tetapi mentalitas bisnis itu tidak ada di Bank Mandiri, khususnya yang ada di Jalan Raya Sentan, Hawai, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua.

Saya, Jhon Yonathan Kwano sebagai penanggungjawab penyelenggaraan bisnis di dalam payung PAPUAmart.com sangat berharap agar Bank-Bank yang ada di Indonesia memperhatikan dan memberikan tawaran berbagai layanan dan fasilitas yang tersedia di bank masing-masi