Papua Mart Blog

Kopi Papua, Buah Merah Papua

Thursday, 17 May 2018

PAPUA Web Hosting Gelar Latihan Pembuatan Blogger, Wordpress dan Doman Name Gratis di Yogyakarta

Doc PAPUA Web Hosting (ist)
Peran organisasi begitu penting sebagai wadah utama yang merangkum dan membina kebersamaan anggotanya tidak terlepas dari peran para pengurus serta partisipasi  aktif para anggotanya. Kemajuan suatu organisasi tentunya sangat diharapkan sehingga dapat memberi manfaat  kepada anggotanya selepas masa kuliah dan kembali ke tanah air.
Banyak program dan juga kegiatan dari organisasi yang sering dibuat tetapi dalam sisi pemberitaannya tidak semua dapat dibuatkan atau ditampilkan di media-media besar maupun media cetak serta media online. Mengapa ? karena tergantung dari isi kegiatan tersebut. Namun bukan berarti kegiatan organisasi kita tidak bisa dimuat, kita harus bergerak sendiri untuk menyediakan ruang media dalam memuat berita-berita seputar informasi kegiatan organisasi kita.
Selain sebagai sarana informasi juga untuk keperluan arsip kegiatan organisasi dari periode ke periode selanjutnya bisa disusun dalam  media tersebut. Pemanfaat media social sebagai sarana menaikan informasi seperti facebook, twitter atau instagram tidak terlalu potensial, dikarenakan media-media tersebut hanya sebagai sarana sosialisasi. Lebih tepat bisa menggunakan blogger, wordpress dan sebagainya.
Beberapa organisasi kedaerahan mungkin sudah memiliki situs atau blog sendiri namun masih banyak yang tidak memiliki blog guna memuat berita ataupun artikel-artikel seputar kegiatan dari organisasi yang ada. Berangkat dari situasi ini, PAPUA Web Hosting sebagai bagian dari www.PAPUAmart.com group merasa penting untuk membagikan ilmu dalam bentuk pelatihan kepada pengurus dan anggota organisasi pelajar dan mahasiswa Papua yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta, dalam hal penggunaan blogger, wordpress dan domain web serta media sosial lainnya untuk organisasi maupun individual.
Pelatihan perdana PAPUA Web Hosting akan dimulai pada hari Jum'at, 18 Mei 2018, bertempat di Banana Leaf Cafe, yang terletak di Jl. Bedreg No. 39, , RT/RW: 08/41, Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada pukul: 10.30 WIB - selesai. Gabriel, selaku pipinan PAPUA Web Hosting dalam pernyataannya menyatakan bahwa, "pelaksanaan pelatihan ini merupakan bagian dari bentuk kepedulian dari PAPUA Web Hosting, dalam memberikan edukasi terhadap pelajar dan mahasiswa Papua di D I Yogyakarta, terhadap penggunaan media sosial (Blogger, Wordpress, Facebook, Twiter, dan Web Domain) dan berbagai media sosial lainnya, bagi kepentingan organisasi masing-masing, yang diharapkan kemudian juga dapat dimanfaatkan guna mempromosikan daerah masing-masing, karena saat ini kita telah berada di era teknologi, dimana segala sesuatu dapat dilakukan secara online", terang Gabriel.


Setelah adanya pelatihan-pelatihan seperti ini, diharapkan para peserta yang ikut dalam pelatihan ini dapat berjejaring dengan PAPUA Web Hosting, dalam hal komunikasi dalam pembelajaran, pengembangan dan berbagai hal positif lainnya pada perkembanga yang ada. Pelatihan juga dilakukan sebagai bagian dari PAPUA Web Hosting untuk memperkenalkan kepada para pelajar dan mahasiswa Papua yang berdomisili di D I Yogyakarta. Selain pelatihan secara gratis, PAPUA Web Hosting juga sebelumnya telah memberikan penawaran 1000 domain gratis kepada seluru orang Papua, bagi yang mendaftarkan domain atas nama marga, suku dan nama kampungnya di www.cheaphosts.us .

Saturday, 21 April 2018

HT - Highlight | Persipura vs Mitra Kukar 2-0 | 21 April 2018 | Liga 1 G...

Thursday, 19 April 2018

PAPUAmart.com Mengundang Anda untuk Berinvestasi sebagai Retailer dan Reseller di Tanah Papua

PAPUAmart.com Group Companies, yaitu pusat jual-beli produk Tanah Papua secara Online pertama didirikan tahun 2013 dengan ini mengundang anda semua untuk mengambil bagian dalam usaha-usaha PAPUAmart.com Group Companies dengan berbagai tingkatan dan jenis keterlibatan, yaitu

  1. Pertama, Anda diundang untuk menjadi penyumbang secara sukarela, memberikan sumbangan kepada usaha-usaha KSU BaliemArabica.com
  2. Kedua, Anda diundang untuk menjadi investor yang akan mendapatkan bagian keuntungan setiap tahun sesuai dengan besarnya investasi yang Anda berikan. Perhitungan besarnya keuntungan akan dihitung secara detail oleh Team Investasi dan akan diumumkan dalam blog ini.
  3. Ketiga, Anda bisa menjadi investor tanpa nama, yaitu memberikan dana tetapi tanpa harus terlibat sebagai penerima keuntungan usaha. Ini dapat dikatakan seperti sebuah "hibah" yang diberikan kepada KSU BaliemArabica.com untuk mengembangkan usaha-usahanya.
Selain peluang investasi, kami juga memberikan peluang kepada siapa saja di seluruh dunia untuk menjadi reseller, agen atau distributor produk-produk KSU BaliemArabica.com berupa Kopi Papua, Kakao Papua, Minyak Buah Merah (Tawy) Papua dan handicrafts dari Tanah Papua berupa noken, gelang, dan sebagainya.

Selain itu, Anda juga bisa menjadi agen-agen kami dengan produk sebagai berikut:
  1. Agen Penjualan www.tiket.pw (tiket online, pembayaran tagihan, pembayaran cicilan pinjaman, jual-beli pulsa online), dan agen tiket perjalanan internasional: www.jetradar.click
  2. Agen penjualan kamar hotel Online lewat www.agoda.com dan lewat TravelPayouts di www.jetradar.space
  3. Agen penjualan tiket dan kamar hotel di www.jalanjalan.top, www.gomelaneisa.com, www.compareflightsandhotels.com
Bilamana ada kesulitan memproses pembayaran dan booking, kami siap membantu di semua Kios KKLingkar.com dan Minimarket PAPUAmart.com

Yang berminat silahkan hubungi kami:
  • papuamart@gmail.com
  • SMS/WA: 082210183000
  • Minimarket PAPUAmart.com, Jl. Raya Sentani, Hawai, (samping Abon Gulung Hawai), Kab. Jayapura, Papua.
  • Baliem Blue Coffee Yogyakarta, Jl. Bedreg No. 39, Maguwoharjo, Depok, Sleman, DI Yogyakarta

Friday, 6 October 2017

Bisnis Online Gerogoti Pasar Konvensional

Liputan6.com, Jakarta Satu per satu gerai atau toko ritel lokal maupun asing tumbang. Beberapa perusahaan pun di ambang kebangkrutan. Mulai dari 7-Eleven, Matahari Departement Store, Nyonya Meneer, sampai yang terbaru raksasa ritel mainan global Toys "R" Us yang terlilit tumpukan utang.
Ekonom sekaligus Rektor Universitas Paramadina, Firmanzah menilai, ekonomi dunia saat ini berada pada fase transformasi bisnis yang cukup radikal. Transformasi ini mengarah pada teknologi yang membawa perubahan besar sehingga fenomena runtuhnya bisnis konvensional terjadi di dalam maupun luar negeri.

"Ekonomi dunia sekarang berada pada transformasi bisnis yang radikal. Di kurva ekonomi, tidak lagi moving along to curve, tapi ke shifting (pergeseran). Yang membuat shifting adalah teknologi, sehingga mengubah proses bisnis yang terjadi saat ini," katanya saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Rabu (20/9/2017).

Firmanzah menjelaskan, kehadiran teknologi informasi maupun komunikasi telah membabat keberadaan toko ritel konvensional yang selama ini menjadi perantara antara produsen dan konsumen, seperti supermarket, hypermarket. Tak heran, toko online (e-commerce) semakin menjamur.

Lanjutnya, toko online tumbuh subur karena didukung berbagai faktor, di antaranya biaya internet yang murah, penetrasi ponsel pintar (smartphone) yang cukup tinggi di masyarakat, sistem logistik yang semakin andal, sistem pembayaran terpercaya.

"Faktor-faktor ini yang meningkatkan transaksi e-commerce. Bahkan ada yang menyebut, e-commerce kita akan mendominasi penjualan ritel pada periode 2030," ucap mantan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia itu.

Firmanzah mengaku, keberadaan teknologi pun sudah menguasai sektor perbankan. Data terakhir di Eropa menyebut, ada sekitar 45 ribu kantor cabang bank ditutup karena perubahan pola nasabah dalam bertransaksi maupun mencari informasi. Semua tergantikan oleh internet banking, dan layanan online perbankan lainnya.

"Di Indonesia pun sudah jarang kan ke kantor cabang, sehingga transaksi internet banking melonjak tinggi. Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pun mendorong cashless society berbasis teknologi," tuturnya.

"Ada yang menyebut destruktif, dislokasi, tapi saya bilang ini adalah tranformasi bisnis yang cukup radikal," tegas Firmanzah.

Perusahaan Harus Ubah Strategi demi Bertahan di Era Digital

Liputan6.com, Jakarta Teknologi informasi dan komunikasi akan menggilas perusahaan yang enggan berbenah mengikuti perkembangan zaman. Untuk bisa bertahan di tengah era digital, perusahaan harus mampu menghadapi arus perubahan melalui strategi khusus.

Guru Besar Bidang Ilmu Manajemen di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, Rhenald Kasali, memberikan kiat agar perusahaan dapat memenangkan persaingan yang semakin ketat, termasuk dengan maraknya bisnis online yang mulai mengambil "kue" bisnis konvensional.

"Disruption (gangguan) ada dua, karena digital dan nondigital. Dia menciptakan dua pasar, yakni pasar baru dan pasar kelas bawah (low end market)," kata Rhenald saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Kamis (21/9/2017).

Strategi pertama, tutur Rhenald, lakukan self disruption dengan mengganti cara kerja secara revolusioner. Mengubah produk dan membangun sistem online untuk menghubungkan perusahaan dengan pasar, serta memperbaiki struktur biaya maupun proses bisnis.

Kedua, lakukan kolaborasi dengan bisnis-bisnis baru yang sudah berkembang atau mulai tumbuh di pasar. Carilah pola kerja sama yang dapat memangkas biaya. Ketiga, melatih semua jajaran eksekutif untuk memahami makna disruption dan membongkar pola pikir (maindset) mereka.

"Terakhir, refokus segmen. Periksa di mana segmen yang masih terbuka dan tercipta dalam waktu cepat. Mana yang sudah ditinggalkan, mana yang mengecil. Reformulasikan kembali strategi tanpa harus menunggu akhir tahun," ujarnya.

Terpisah, ekonom sekaligus Rektor Universitas Paramadina, Firmanzah, mengatakan, di tengah gempuran teknologi yang berkembang cepat dan menjamurnya toko online, perusahaan dituntut untuk berinovasi serta mengikuti perkembangan zaman. Tidak melulu terpaku pada gaya lama, sehingga konsumen lari mengikuti perubahan pola konsumsi.

"Selain teknologi, faktor lain juga ada penurunan daya beli. Masyarakat cenderung mencari barang lebih murah, sehingga mempengaruhi pola konsumsi. Yang tadinya masih menerima kemahalan, sekarang mencari kanal baru yang menawarkan harga lebih murah," jelas Firmanzah.

Menurut dia, langkah pertama perusahaan harus mengevaluasi strategi bisnis. Artinya mengikuti perkembangan tren saat ini, baik itu target pertumbuhan dan rencana investasi yang tentunya melibatkan teknologi.

Kedua, lanjut Firmanzah, keputusan menggunakan teknologi proses bisnis harus diiringi dengan kemampuan karyawan untuk melek teknologi, seperti menggelar pelatihan, workshop, maupun banchmarking agar kompetensi karyawan meningkat dalam penggunaan teknologi. 

"Apa yang dialami Toys "R" Us karena mereka terlambat membaca peluang bahwa masa depan pendapatannya tergerus dengan e-commerce. Sedangkan Matahari mulai membaca atau intuisinya mengarah pada pengembangan toko online-nya, sehingga melakukan efisiensi dengan menutup dua gerai," ujarnya.

Bos Indofood Ramal Distributor Bakal Lenyap Tergilas Teknologi

Liputan6.com, Jakarta - Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), Franciscus Welirang meramal distributor maupun grosir atau agen perdagangan bakal hilang tersapu perkembangan teknologi ke depan. Untuk tetap bertahan, perantara dagang ini perlu mengantisipasi arus perubahan tersebut.

"Kami membaca usaha apa sih yang akan hilang? Perdagangan. Apa yang terjadi dengan distributor dan grosir? Pasti ada distruptif (gangguan)," kata Fransiscus atau akrab disapa Franky saat acara Peringatan Hari Statistik Nasional di kantor BPS, Jakarta, Selasa (26/9/2017).

Dia menilai, keberadaan grosir dan distributor yang selama ini menjadi perantara dagang antara produsen dan konsumen itu akan hilang. Sementara industri dan warung-warung kelontong yang menjual sembako dan barang lainnya tetap akan ada.

"Industri akan tetap ada, warung pun demikian. Di tengahnya ini (distributor dan grosir) terjadi distruptif karena perkembangan teknologi dan kemajuan infrastruktur," ujar Franky.

Franky menuturkan, distributor maupun grosir yang akan bertahan di tengah deru teknologi adalah mereka yang bisa beradaptasi dengan perkembangan ini.

"Kalau tidak berubah jadi logistik, mereka (agen) akan hilang. Jadi ada usaha yang akan hilang besok atau lusa, kalau usaha itu tidak menyesuaikan diri dengan tuntutan ke depan," ujar dia.

Di Indofood, Ia menuturkan, ikut berubah seiring kemajuan teknologi. "Kami harus membaca platform ke depan. Artinya ada perubahan, tidak bisa seperti dulu. Kami harus berubah, berubah budayanya. Itu memang tidak mudah, dan ini tantangan kami," ujar Franky.

Wednesday, 2 August 2017

Laba Bersih Pemilik Indomaret Anjlok 71,03%

Jakarta - Pasar ritel sepertinya memang sedang lesu. Setelah PT Modern Sevel Indonesia (MSI) mengibarkan bendera putih, pelaku ritel lainnya juga sepertinya tengah dalam masa sulit.

Salah satunya PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) sang pemilik minimarket Indomaret yang mencatat kinerja kurang memuaskan. Melansir dari keterbukaan informasi, Selasa (1/8/2017), sepanjang semester I-2017 perseroan hanya mampu membukukan laba bersih Rp 30,5 miliar.

Pada periode yang sama tahun lalu, Indoritel Makmur Internasional mampu membukukan laba bersih Rp 105,5 miliar. Itu artinya laba bersih perseroan merosot 71,03%.

Padahal, pos pendapatan perseroan meningkat 145,2% dari Rp 9,19 miliar menjadi Rp 22,5 miliar. Namun di bagian laba entitas asosiasi menurun dari Rp 122,9 miliar menjadi Rp 52,8 miliar.

Beban penjualan juga meningkat dari Rp 4,58 miliar menjadi Rp 17,8 miliar. Beban umum dan administrasi juga meningkat dari Rp 21,86 miliar menjadi Rp 32,1 miliar. Sehingga laba usaha perseroan merosot jauh dari Rp 105,8 miliar menjadi Rp 22,7 miliar.

Posisi total aset perseroan hingga akhir Juni 2017 sebesar Rp 8,47 triliun. Angka itu naik tipis dibanding posisi aset di akhir tahun 2016 sebesar Rp 8,33 triliun. Sementara total liabilitas meningkat dari Rp 105,68 miliar menjadi Rp 243,13 miliar.(ang/ang)

Selain Indomaret, Laba Pemilik Alfamart Juga Turun 16,38%

Jakarta - Tahun ini sepertinya tahun yang kurang menggembirakan bagi perusahaan di sektor ritel. Selain PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) pemilik Indomaret yang labanya merosot, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) juga bernasib tak jauh berbeda.

Melansir dari keterbukaan informasi, Selasa (1/8/2017), perusahaan pengelola Alfamart itu sepanjang semester I-2017 hanya mampu mengantongi laba bersih sebesar Rp 75,5 miliar. Angka itu turun 16,38% dibanding laba bersih pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 90,37 miliar.

Pendapatan bersih Sumber Alfaria Trijaya sebenarnya meningkat dari Rp 26,87 triliun menjadi Rp 30,52 triliun. Namun pos beban pokok pendapatan membengkak dari Rp 21,8 triliun menjadi Rp 24,62 triliun. Sehingga laba bruto perseroan hanya meningkat dari Rp 5,03 triliun menjadi Rp 5,9 triliun.

Sayangnya beberapa pos beban dan biaya lainnya juga meningkat. Beban penjualan dan distribusi naik dari Rp 4,32 triliun jadi Rp 5,16 triliun, beban umum dan administrasi naik dari Rp 574,9 miliar jadi Rp 619,3 miliar.

Biaya keuangan juga naik dari Rp 232,2 miliar jadi Rp 318,1 miliar. Beban pajak final juga naik dari Rp 30,7 miliar menjadi Rp 34,7 miliar. Sehingga laba periode berjalan perseroan turun dari Rp 83,2 miliar jadi Rp 38,8 miliar.

Kendati begitu, kinerja Sumber Alfaria Trijaya masih lebih baik ketimbang pesaingnya. Laba bersih Indoritel Makmur Internasional anjlok 71,03% dari Rp 105,5 miliar menjadi Rp 30,5 miliar. (wdl/wdl)

Sumber: https://finance.detik.com/ 

Thursday, 6 July 2017

Batas Waktu Processing di Bukalapak.com dan Tokopedia.com Merugikan Saya, karena itu Saya Stick dengan PAPUAmart.com

Dengan hormat saya mau sampaikan kekecewaan saya yang utama di sini, berjualan di Bulakapak.comd an Tokopedia.com, di mana dalam paket mereka kita dipaksa untuk membatasi waktu untuk menanggapi sebuah pesanan.

Saya sudah mengalami kerugian karena tidak sempat mengirimkan pesanan, kok pesananan yang ada sudah dibatalkan. Saya di Papua biasanya jarang punya akses ke Internet, sering mati lampu sampai malam baru lampu jalan, akses internet saja loading berjam-jam baru bisa, lalu kalau pakai Mobile Phone juga 99% daerah di Tanah Papua tidak punya akses 3G, jangankan 4G, jadi aksesnya sangat lambat.

Saya sering berulang-ulang mengakses, tetapi gagal dan gagal. Sampai saya sudah mengakses dan berhasil login, apa yang saya dapatkan "Selesai", "Dikembalikan" dua-duanya tercetak di bawah halaman penjualan saya.

Bukalapak.com, Selesai Dikembalikan
Memang dari sisi Bukalapak.com dan Tokopedia.com mereka punya maksud baik untuk mendidik kita sebagai pelapak agar secepatnya bergerak, tetapi memang juga mereka lupa, bahwa Indonesia secara utuh tidak-lah seperti yang dibayangkan dan diharapkan di Jakarta dan sekitarnya.

Negara belum mampu menyediakan seluruh fasilitas infrastruktur yang memungkinkan kita semua berbisnis secara Online dalam kecepatan dan irama yang sama.

Oleh karena itu, kalau boleh saya ajukan permintaan kepada Bukalapak.com dan Tokopedia.com supaya memikirkan kebijakan khusus untuk para pelapak dari Tanah Papua dan sekitarnya, yang punya akses Itnernet kategori terburuk di Indonesia., yang punya kartu telepon Indosat dan Telkomsel dan lainnya juga dengan nomor kode dan tagihan harga pulsa yang lebih mahal, yang mengalami kerugian karena semua fasilitas yang serba terbatas.

Solusi yang paling bisa dari saya sebagai pelapak, saya sudah menempatkan satu orang petugas di Yogyakarta saat ini untuk menangani penyelesaian Toko Online, tetapi masalah lain juga muncul, yaitu penyampaian barang kalau dari Jayapura masih lama, melebihi batas waktu Bukalapak.com dan Tokopedia.com, maka sama saja resikonya, proses pembelian dianggap selesai dan uang dikembalikan kepada pembeli.

Di sini bukan masalah akses internet lagi, tetapi masalah kargo.

Saya pernah alami, barang sudah saya kirim, proses masih berjalan, tetapi ternyata sudah dibatalkan oleh toko online, sehingga saya harus minta pembayaran di luar toko Online Tokopedia atau Bukalapak.

Ngeri juga sebernarnya, resikonya bisa parah kalau dalam jumlah uang besar, kalau berjualan di Tokopedia.com atau Bukalapak.com

Maka itu solusi yang saya ambil saat ini ialah membuat Toko Online sendiri,biar pesananannya makan 1 bulan juga saya bisa proses, biar pengiriman dari Jayapura memakan waktu 2 minggu juga saya bisa memprosesnya.

Apa di luar sana ada pengalaman mirip? Ya beragi!

Saturday, 24 June 2017

PAPUAmarket.com Diluncurkan Sebagai Bagian dari Pengembangan E-Commerce Tanah Papua

KSU Baliem Arabica melalui Unit Promosi, Pemasaran dan Penjualan Online dengan bangga mempersembahkan salah satu wujud layanannya, yaitu satu lagi Titik Pembelian Produk Online, turunan dari Toko Online Perintis dan Terkenal di dunia, www.amazon.com.

Tampilan Halaman Depan Atas dari PAPUAmarket.com
Lewat situs PAPUAmarket.com, kini siapapun Anda yang mengunjnungi PAPUAmart.com secara Online maupun Online dapat berbelanja secara Online, barang-barang produk asing apa saja, untuk kepentingan pribadi, instasi, perusahaan, organisasi, apa saja, mulai dari kebutuhan rumah tanggal, piknik, buku, kesehatan, sampai kebutuhan-kebutuhan kosmetik dan kebugaran.

Perusahaan toko online yang berkantor si Seattle, Washington, Amerika Serikat ini dibangun berdasarkan analisis yang sangat mendalam. Bozes melihat peluang yang sangat besar sekali dengan perkembangan dunia internet yang akan terjadi di masa mendatang. Dan terbukti sekarang perusahaannya sudah sangat berkembang pesat. Pada awalnya, Bozes merinci ada 20 daftar nama barang yang akan dipasarkannya tapi kemudian dipersempit menjadi 5 saja yang akan dipasarkan dan dianggap sangat menguntungkan. Kelima produk tersebut yaitu buku, software komputer, video, hardware komputer, dan compact disc. Dari lima daftar ini akhirnya Bozes memutuskan untuk menjual buku secara online pada mulanya. Pada awal penjualan di amazon.com berupa buku ini mengalami perkembangan yang pesat karena ketika itu permintaan buka sangat banyak.{https://vccmurah.net/blog/apa-itu-amazon-com-sejarah-perkembangan/>
Sekarang Amazon.com hadir untuk masyarakat Papua dan Melanesia, di manapun Anda berada, tinggal kunjungi situs ini, atau datang ke minimarket PAPUAmart.com dan karyawan kami akan membantu Anda berbelanja.

Kaim perlu sampaikan bahwa proses operasi toko Online PAPUAmart.com, sebagai Amazon.com masyarakat Melanesia akan beroperasi secara aktif mulai 31 Desember 2017, yaitu pada peringatan HUT pendirian Kantor Pemasaran Kopi Papua (PAPUAmart.com) di Jakarta, dan sekaligus sebagai HUT Pasar BEBAS ASEAN sejak diberlakukan tanggal 31 Desember 2015.

Dalam memperingati Pasar Bebas ASEAN ini, kami dari Tanah Papua mengarah ke Melanesia, Pasar Melanesia dan Pasar Global, secara Onlien untuk terhubung dengan produk global.

Link Lain


  1. Papua Amazon Blogspot
  2. West Papua Amazon